Travel

Tak Sembarang, Ternyata di Jepang Ada Kebijakan Membuang Minyak

Ternyata limbah minyak berdampak buruk bagi lingkungan lho!

Dinar Surya Oktarini | Arendya Nariswari

Ilustrasi limbah minyak. (Pixabay/stevepb)
Ilustrasi limbah minyak. (Pixabay/stevepb)

Guideku.com - Tahukah travelers, bahwa biasanya kita membuang minyak goreng bekas memasak ke dalam wastafel atau sembarang tempat.

Ternyata tindakan seperti ini sebenarnya kurang tepat untuk diterapkan dalam kegiatan sehari-hari.

Usut punya usut, limbah minyak goreng tersebut mampu mengakibatkan pencemaran pada tanah. Oleh karenanya, Jepang membuat sebuah kebijakan membuang minyak goreng yang sudah tidak terpakai.

Dihimpun Guideku.com dari berbagai sumber ternyata sebelum dibuang, limbah minyak yang masih panas terlebih dahulu harus dicampur dengan oil solidfier.

Ilustrasi minyak. (Pixabay/silviarita)
Ilustrasi minyak. (Pixabay/silviarita)

 

Oil Solidfier sendiri merupakan bubuk yang dapat membuat minyak menjadi padat.

Tak hanya itu saja, oil solidfier ini ternyata juga mampu mematikan racun yang terkandung dalam minyak bekas.

Setelah membeku, barulah limbak minyak tadi bisa dibuang ke dalam tempat sampah.

Selain menggunakan oil solidfier ternyata di Jepang juga memberlakukan pembakaran sampah untuk menghilangkan limbah minyak ini.

Biasanya petugas kebersihan setempat akan mengumpulkan limbah minyak yang telah beku tadi untuk kemudian dibakar di sebuah tempat khusus.

Menarik kan, travelers? Nah, oleh karena itu budaya Jepang dalam menjaga kebersihan lingkungan ini patut untuk kita contoh bersama, agar lingkungan kita tidak tercemar di kemudian hari. Save our planet ya, travelers!

Berita Terkait

Berita Terkini