Travel

5 Istilah di Yogyakarta yang Sering Bikin Wisatawan Gagal Paham

Kamu sudah pernah dengar istilah ini belum di Yogyakarta?

Galih Priatmojo | Arendya Nariswari

Tugu Pal Putih di Yogyakarta. (Guideku/Arendya)
Tugu Pal Putih di Yogyakarta. (Guideku/Arendya)

Guideku.com - Indonesia terdiri dari deretan pulau yang beragam, nggak heran kalau negeri ini punya banyak macam seni, budaya dan tradisi.

Bicara tentang budaya, kali ini Guideku.com akan mengajakmu berjalan-jalan sebentar ke Kota Yogyakarta.

Ya, kota yang satu ini memang tidak pernah bisa lepas dari ingatan wisatawan.

Bagaimana tidak, Yogyakarta ini terkenal memiliki banyak daya tarik.

Destinasi wisata di Yogyakarta. (Pixabay)
Destinasi wisata di Yogyakarta. (Pixabay)

 

Mulai dari destinasi wisata Yogyakarta hingga kulinernya yang super unik.

Namun, ada sejumlah istilah di Yogyakarta yang sering bikin wisatawan gagal paham.

Jadi nggak heran, kalau kadang banyak turis di Yogyakarta justru semakin bingung ketika bertanya dengan orang lokal.

Lalu istilah apa saja? Yuk, intip info lengkap yang dirangkum Guideku.com dari berbagai sumber berikut ini.

1. Shopping Centre

Nah, pertama kali mendengar kalimat Shopping Centre, kalian pasti membayangkan sebuah tempat penuh dengan pedagang batik dan oleh-oleh Yogyakarta.

Tapi jangan salah, Shopping Centre di Yogyakarta ini hanya menjual buku, novel hingga koran. Nah, loh.

2. Bangjo dan Burjo

Tanpa kamu sadari, jika sedang bertanya arah jalan kepada penduduk lokal, kamu akan menemui kalimat Bangjo.

Bangjo ini menggambarkan lampu traffic light yang biasa disebut orang Yogyakarta dengan singkatan Abang-Ijo atau Merah-Hijau.

Selain Bangjo, kalian pasti juga akan menemui kalimat Burjo. Ya, Burjo ini merupakan sebuah singkatan dari warung bubur kacang hijau yang ada di Yogyakarta.

Kalian pasti banyak yang mengira warung ini menjual bubur kacang hijau. Tapi salah besar genks, warung ini justru malah menjual menu mi instan. Tuh kan, unik banget dan bikin bingung.

Destinasi wisata di Yogyakarta. (Pixabay)
Destinasi wisata di Yogyakarta. (Pixabay)

 

3. Petunjuk Arah

Biasanya jika sedang menanyakan sebuah arah jalan di Yogyakarta kamu akan kebingungan.

Bukan arah kanan dan kiri, warga lokal di Yogyakarta pasti akan memberitahu kalian dengan arah mata angin dalam bahasa jawa. Kidul artinya Selatan, Wetan artinya Timur, dan Kulon artinya Barat.

Bukan tak tau arah, masyarakat Yogyakarta menggunakan alam sebagai kompas.

Misalnya nih, matahari terbit di sebelah Timur dan tenggelam di sisi Barat.

Tak lupa, warga Yogyakarta juga menggunakan Gunung Merapi sebagai tanda arah Utara.

Destinasi wisata di Yogyakarta. (Pixabay)
Destinasi wisata di Yogyakarta. (Pixabay)

 

4. Singkatan nama daerah

Tak kalah unik, warga Yogyakarta juga terkenal dengan singkatan kalimatnya yang super kreatif.

Biasanya singkatan ini berlaku untuk nama jalan di Yogyakarta, misalnya Jamal merupakan singkatan dari Jalan Magelang dan Jakal sendiri adalah singkatan Jalan Kaliurang.

Selain nama jalan, tak sedikit juga nama tempat yang sering disingkat warga Yogyakarta, di antaranya Sarlegi atau Pasar Legi.

Nama asli pasar ini sebenarnya Pasar Kota Gede, namun biasanya tempat ini ramai di weton Legi dalam tanggalan Jawa.

Nah, itu tadi 5 Istilah di Yogyakarta yang sering bikin wisatawan gagal paham.

Jadi jangan kaget ya, travelers kalau sedang liburan di Yogyakarta kamu berjumpa dengan istilah unik ini.

Berita Terkait

Berita Terkini