Travel

Akibat Ditinggalkan Pesawat, Emak-Emak Nekat Lakukan Aksi Ini

Jangan ditiru ya, genks!

Agung Pratnyawan | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Penumpang Ketinggalan Pesawat (Pixabay)
Ilustrasi Penumpang Ketinggalan Pesawat (Pixabay)

Guideku.com - Sudah menjadi aturan bahwa penumpang pesawat harus datang lebih awal dan menunggu pesawat tiba, bukan meminta pesawat untuk menunggu kita.

Maka, tidak heran jika mayoritas penumpang merasa kesal dan kecewa saat pesawat mengalami delay. Mau tidak mau, mereka pun terpaksa menunggu lebih lama.

Namun, bagaimana jika yang terjadi malah sebaliknya alias kita yang ditinggalkan oleh si pesawat?

Maskapai Citilink (Wikimedia)
Maskapai Citilink (Wikimedia)

Dilansir Guideku.com dari unggahan akun instagram @lambe_turah, diketahui bahwa seorang ibu terlambat untuk boarding pesawat. Peristiwa ini terjadi di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali dan seketika menjadi viral di media sosial.

Merasa kecewa dan tak ingin kehilangan tiket yang sudah dibelinya, ibu ini pun nekat menerobos gate yang menuju landas pacu dan bermaksud mengejar pesawat Citilink yang akan dinaikinya. Sontak, aksi tersebut pun membuat heboh petugas bandara.

Pasalnya, pesawat yang hendak dikejar emak-emak ketinggalan pesawat ini sudah dalam fase pushback. Jika dibiarkan, maka ada kemungkinan ibu ini akan tertarik baling-baling pesawat dan mengalami cedera.

Untung saja, pihak keamanan bandara dan pihak Citilink lekas mengejar emak-emak ini dan menahannya untuk tidak mendekati pesawat. Bahkan, sempat terlihat bahwa ibu tersebut nyaris pingsan akibat kecewa ditinggal pesawat.

Penumpang Ketinggalan Pesawat (instagram.com/lambe_turah)
Penumpang Ketinggalan Pesawat (instagram.com/lambe_turah)

Pada akhirnya, emak-emak tersebut terpaksa diamankan oleh petugas berwenang dan dibawa masuk untuk pemeriksaan kesehatan.

Untung saja, setelah ibu ini dinyatakan aman untuk terbang, Citilink berbaik hati mengambil kebijakan khusus dengan mengubah tiket penerbangan yang bersangkutan.

Penerbangan yang tadinya akan dilaksanakan pukul 07.20 WITA ke Halim Perdana Kusuma diganti menjadi pukul 16.40 WITA ke Cengkareng. Dengan begitu, emak-emak ini tetap dapat sampai ke tujuannya.

Meski begitu, insiden penumpang ketinggalan pesawat ini patut menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk datang lebih tepat waktu dan tidak melakukan hal sembrono yang dapat membahayakan keselamatan diri kita sendiri.

Berita Terkait

Berita Terkini