Travel

Tergoda Paket Wisata Murah, Turis ini Dijadikan Kurir Narkoba

Harga liburan tak seberapa dibanding penyesalan di kemudian hari.

Dany Garjito | Aditya Prasanda

Traveler (Unsplash)
Traveler (Unsplash)

Guideku.com - Waspadalah jika ditawari paket wisata murah oleh seseorang yang belum dikenal. Sebab belum lama ini, sepasang turis Jepang nyaris dijebloskan ke penjara akibat penipuan berkedok paket wisata murah.

Kepolisian Thailand dan Kedutaan Besar Jepang di Negeri Seribu Pagoda memperoleh laporan dari sepasang wisatawan yang mengaku ditawari paket liburan murah menuju Thailand, Shanghai dan Frankfurt oleh seorang pemandu wisata berkebangsaan Iran.

Pasangan tersebut dalam perjalanannya dari Thailand menuju Shanghai dititipi koper berisi baju oleh si pemandu wisata.

Sebelum bertolak ke bandara, salah seorang dari mereka memeriksa koper titipan tersebut. Keganjilan ditemukan kala salah satu baju yang mereka periksa memiliki bahan yang tidak biasa.

Curiga dengan barang bawaan dalam koper tersebut, kedua turis itu segera melaporkan penemuan mereka ke Kedutaan Besar Jepang di Thailand dan menghubungi pihak keamanan Thailand.

Investigasi pun dilakukan, dan diketahui baju-baju dalam koper titipan tersebut telah dilumuri bahan baku sabu-sabu.

Total 2,2 kilogram cairan sabu dilumuri pada baju dalam koper tersebut.

(Pixabay Steve PB)
(Pixabay Steve PB)

Setiap tahunnya, Thailand dikunjungi 35 juta wisatawan dari seluruh dunia. Tak sedikit wisatawan di antaranya terjaring kasus peredaran narkoba, beberapa di antara mereka juga jadi korban kasus penipuan berkedok wisata murah.

''Metode penyebaran obat-obatan terlarang menggunakan penipuan berkedok paket wisata murah ini terbilang baru,'' ujar Kepala Imigrasi Thailand, Itthipol Itthisarnronnachai seperti dikutp Guideku.com dari AFP.

BACA JUGA: Duh, Harga Tiket Kereta Ini Lebih Mahal dari Pesawat Antar Benua!

Di Thailand, narkoba jenis sabu-sabu laris di pasaran. Pemerintah dan otoritas keamanan setempat pun getol melakukan penyelidikan memecah mata rantai gembong narkoba internasional tersebut.

Sementara itu si pemandu wisata berkebangsaan Iran telah diringkus kepolisian setempat. Di apartemen pelaku, ditemukan 10 kilogram bahan baku sabu bersama lusinan baju yang telah dilumuri sabu-sabu.

 

Berita Terkait

Berita Terkini