Travel

Miris, Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta Jadi Korban Vandalisme

Vandalisme kembali terjadi, kali ini situs bersejarah jadi korban.

Dany Garjito | Arendya Nariswari

Monumen Serangan Umum 1 Maret. (Wikimedia Commons/Sabjan Badio)
Monumen Serangan Umum 1 Maret. (Wikimedia Commons/Sabjan Badio)

Guideku.com - Pada umumnya vandalisme dilakukan di tembok pinggir jalan, namun lain halnya dengan yang baru saja terjadi. Ya, kali ini relief Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 Yogyakarta menjadi korban dari vandalisme.

Relief pahlawan yang berada di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta ini mendadak kotor akibat tangan-tangan tak bertanggung jawab.

Bukan hanya dinding saja, lantai Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 ini juga jadi korban tindakan para pelaku vandalisme.

Vandalisme di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949. (Instagram/@museum.benteng.vredeburg)
Vandalisme di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949. (Instagram/@museum.benteng.vredeburg)

Kabar miris ini diunggah oleh akun Instagram resmi milik Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.

Akun ini mengunggah sejumlah foto kondisi terkini relief Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 yang ternodai keanggunanya.

''Siapa kami? Tidak dapatkah kalian mengenali wajah kami? Kenapa ada relief kami di sini? Tidak mengertikah kalian dengan bangunan monumental di sini?''

''Peristiwa bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 merupakan tonggak sejarah adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia.''

Vandalisme di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949. (Instagram/@museum.benteng.vredeburg)
Vandalisme di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949. (Instagram/@museum.benteng.vredeburg)

''Mungkin jika tidak ada peristiwa 70 tahun yang lalu di sini, di tempat kalian beraksi dengan vandalisme kalian, kalian juga semua rakyat Indonesia belum bisa menikmati kedamaian kemerdekaan.''

''Kami hanya minta sedikit ruang di bangunan Monumental di Titik Nol Kilometer kota Yogyakarta.''

''Menjadi tanggung jawab siapakah vandalisme di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?'' ungkap admin Instagram Museum Benteng Vredeburg.

Hingga kini belum diketahui pasti siapa pelaku vandalisme di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini