Travel

Hipotermia Tewaskan 3 Pendaki Gunung Tampomas, Ini Cara Mencegahnya

Semoga keluarga pendaki yang ditinggalkan diberi ketabahan

Angga Roni Priambodo | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Pendaki Hipotermia (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi Pendaki Hipotermia (Pixabay/Free-Photos)

Guideku.com - Nasib tragis menimpa 3 remaja pendaki Gunung Tampomas yang ditemukan tewas dalam posisi meringkuk dan kaku di dalam tenda.

Dikabarkan, ketiga pendaki ini ditemukan oleh pendaki lainnya pada Minggu, 3 Maret 2019 silam.

Penyebab kematian sendiri diduga karena mengalami hipotermia. Hal ini dikuatkan oleh fakta bahwa ketiganya ditemukan mengenakan pakaian basah dan tidak membawa baju ganti.

Namun, bagaimana sebenarnya gejala hipotermia dan bagaimana cara mencegah serta menanganinya?

Ilustrasi Pendaki Hipotermia (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi Pendaki Hipotermia (Pixabay/Free-Photos)

Seperti dirangkum Guideku.com dari berbagai sumber, hipotermia adalah kondisi ketika suhu tubuh berada di bawah normal. Suhu normal sendiri adalah 37 derajat Celcius, dan hipotermia biasanya terjadi ketika suhu turun di bawah 35 derajat Celcius.

Bagi para pendaki, hipotermia dapat disebabkan karena paparan udara dingin di gunung. Selain itu, hal ini dapat diperparah jika pakaian berada dalam kondisi basah.

Beberapa gejala hipotermia sendiri di antaranya adalah tubuh terus menggigil, napas putus-putus, denyut nadi lemah, tidak berenergi, hingga kehilangan kesadaran.

Ilustrasi Pendaki Hipotermia (Pixabay/Katrina_S)
Ilustrasi Pendaki Hipotermia (Pixabay/Katrina_S)

Nah, untuk mencegah hipotermia agar tidak semakin parah, pendaki biasanya disarankan untuk menggunakan pakaian yang cukup tebal dan melindungi tubuh dari udara dingin.

Selain itu, pakaian yang basah juga harus segera diganti dengan yang kering dan hangat untuk mencegah hipotermia agar tidak bertambah parah.

Sebagai tambahan, pendaki yang sudah mengalami gejala hipotermia sebaiknya segera berlindung dari paparan angin dingin dan menghangatkan tubuh agar hipotermia tidak berakhir mengancam nyawa.

Jadi, bagi para travelers yang berniat untuk mendaki gunung, jangan lupa untuk membawa pakaian hangat dan mengecek ramalan cuaca sebelumnya ya. Stay safe travelers!

Berita Terkait

Berita Terkini