Travel

Di Balik Kisah Miris Beruang Kutub Mengais Sisa Makanan di Tong Sampah

Beruang kutub ku malang, beruang kutub ku sayang.

Tinwarotul Fatonah | Aditya Prasanda

(Pixaxbay Robynm)
(Pixaxbay Robynm)

Guideku.com - Sekitar 50 beruang kutub mengepung Desa Belyushya Guba, di bagian utara kepulauan Novaya Zemlya, Rusia.

Beberapa di antara mereka bahkan ada yang merongrong masuk ke dalam bangunan milik warga.

Kondisi di luar dugaan ini membuat pihak berwajib setempat memohon bantuan Pemerintah Rusia guna menanggulangi kepungan beruang kutub tersebut.

(Instagram Muah Irinaelis)
(Instagram Muah Irinaelis)

Dari sederet gambar yang tersebar di media sosial, tampak kawanan beruang kutub di sekitar pemukiman warga mencari makan dengan mengorek tong sampah setempat.

Laporan AFP menyebut kedatangan beruang kutub di sekitar pemukiman warga disebabkan pemanasan global yang kian ekstrem hingga menyebabkan musim dingin datang terlambat. Padahal musim dingin merupakan musim berburu bagi beruang kutub.

Sebab hal tersebut, para beruang mendatangi pemukiman warga demi mengais sisa-sisa makanan.

Tak hanya itu, keberadaan militer Rusia di Arktik, tempat habitat beruang kutub juga turut menyumbang konflik yang membuat kian tipisnya batasan antara manusia dengan beruang kutub.

Di Arktik, militer Rusia membangun pusat pembangkit dan pangkalan militer.

''Sederet pengembangan yang dilakukan militer Rusia di Arktik turut mempertajam konflik antara manusia dengan beruang kutub. Tak heran, beruang kutub yang kehilangan habitatnya mendatangi pemukiman warga,'' ujar ahli biologi, Anatoly Kochnev yang mempelajari beruang kutub yang menghuni Arktik sejak 1980-an.

Berita Terkait

Berita Terkini