Travel

Sabtu Malam Plus-plus di Bioskop Senen, Memori Terekam Tak Pernah Mati

Banyak perempuan menjajakan diri, pria penyuka sesama jenis lebih banyak.

Dany Garjito

Bioskop Senen, Grand Theater dan Mulia Agung Theater. (Suara.com/Yasir)
Bioskop Senen, Grand Theater dan Mulia Agung Theater. (Suara.com/Yasir)

Guideku.com - Bioskop Senen, gedung bioskop tua yang konon telah ada sejak tahun 1920-an itu sempat mencapai masa kejayaannya pada tahun 1980 hingga 1990-an sebagai tempat hiburan di Jakarta. Berbagai film produksi Nasional, Mandarin, Barat dan India pun kerap diputar di sana.

Di persimpangan Senen, Jakarta Pusat, sebuah papan reklame bertuliskan Grand Theater dan Mulia Agung Theater itu masih terlihat, meski samar karena berkarat. Sementara, dari luar banguanan gedung bioskop itu tampak telah usang termakan usia. Beberapa sisi banguanannya terlihat telah mengalami kerusakan.

Nadi (53) warga Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yasir)
Nadi (53) warga Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yasir)

 

Nadi (53) warga Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat merupakan salah satu saksi sejarah kejayaan biskop tua Grand Theater dan Mulia Agung Theater. Nadi mengaku hampir setiap bulan menonton bioskop di Grand Theater yang berlokasi tak jauh dari rumahnya itu.

"Sering sebulan ya bisa sekali sampai tiga kali nonton," kata Nadi saat ditemui di depan Gedung Bioskop Grand Theater, Senen Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).

Berita Terkait

Berita Terkini