Travel

Keterlaluan, Pesawat Ditunda, Maskapai Ini Inapkan 3 Bocah di Gudang

Pihak maskapai sama sekali tidak berusaha mencarikan hotel.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Anak Traveling Sendirian (Pixabay)
Ilustrasi Anak Traveling Sendirian (Pixabay)

Guideku.com - Siapa pun penumpangnya, sudah sewajarnya jika pihak maskapai memberikan pelayanan yang terbaik. Terlebih saat pesawat ditunda, maskapai pun pasti berusaha memberikan kompensasi bagi penumpang yang kecewa.

Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi maskapai satu ini.

Bukannya memberikan pelayanan terbaik, maskapai Virgin Australia ini malah dikecam karena sudah menelantarkan penumpang anak-anak di gudang bandara.

Insiden ini dimulai ketika penerbangan Virgin Australia dari Brisbane ke Sydney ditunda dan dialihkan ke Melbourne akibat badai, seperti dilaporkan Dailymail.

Ilustrasi Anak Traveling Sendirian (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi Anak Traveling Sendirian (Pixabay/Free-Photos)

Salah satu penumpang, John Meredith, adalah bocah berusia 9 tahun yang sedang traveling sendirian untuk menemui kakek dan neneknya di Sydney.

Sebelum penerbangan, ibu John sudah membayar uang lebih sekaligus berpesan agar kru pesawat mengawasi dan memastikan anaknya tiba dengan selamat.

Namun, bukannya diawasi, John beserta 2 bocah seusianya malah ditelantarkan di gudang bandara di Melbourne. Parahnya, ibu John juga tidak dikabari soal ini sampai dia menelepon pihak Virgin Australia.

''Kita bicara soal bocah 9 tahun, yang bulan lalu baru saja melakukan operasi jantung. Aku tidak akan setuju untuk mendapati dia disuruh tidur di lantai di sebuah bandara,'' kata ibu John.

Ilustrasi Gudang (Pixabay/delphinmedia)
Ilustrasi Gudang (Pixabay/delphinmedia)

''Aku merasa takut. Dengan siapa aku akan tinggal? Aku akan pergi ke mana? Kenapa aku tidak bertemu keluargaku?'' begitu kata John setelah dirinya dan 2 bocah lainnya disuruh tidur di gudang yang penuh kardus.

Di sisi lain, pihak Virgin Australia mengaku jika mereka sudah mengirimkan pesan kepada ibu John dan memberikan pelayanan terbaik bagi anak di bawah umur.

Namun, hal ini dibantah sang ibu yang berkata jika dia hanya mendapat berita bahwa anaknya sudah diberi makan dan akan melanjutkan penerbangan ke Sydney di hari berikutnya.

Sementara, pertanyaan ibu John mengenai di mana anaknya akan bermalam sama sekali tidak dibalas.

Hingga sekarang, insiden ini pun masih diinvestigasi oleh pihak internal maskapai.

Duh, semoga hal semacam ini tidak terulang lagi ya travelers.

Berita Terkait

Berita Terkini