Travel

Ngeri, Layar Kokpit Mendadak Mati saat Pesawat Mengudara

Pesawat akhirnya terpaksa melakukan pendaratan darurat.

Dany Garjito | Arendya Nariswari

Ilustrasi pesawat tanpa pilot. (Unsplash/Shaun Darwood)
Ilustrasi pesawat tanpa pilot. (Unsplash/Shaun Darwood)

Guideku.com - Belum lama ini publik digegerkan dengan kejadian pesawat ExpressJet Airlines yang melakukan pendaratan darurat di Dallas.

Awalnya pesawat ini sedang melakukan perjalanan dari Knoxville, Tennesse menuju Houston, Texas.

Namun tiba-tiba di tengah perjalanan, tampilan layar kokpit pesawat tiba-tiba ''nge-blank'' alias hilang begitu saja.

Dilansir Guideku.com dari laman The Sun, tak lama kemudian kru kokpit pesawat langsung menginformasikan kepada penumpang tentang pengalihan penerbangan tersebut.

Ilustrasi pilot pesawat (Unsplash)
Ilustrasi pilot pesawat (Unsplash)

Dalam video yang tersebar di berbagai media sosial, suara pilot memberikan keterangan dapat terdengar dengan jelas.

''Kami ingin menginformasikan kepada Anda, saat ini kami mendapati kedua layar kokpit mengalami masalah,'' sebut kru kokpit tersebut.

''Sekarang jika kita memaksakan diri untuk terus terbang, dikhawatirkan kami akan kehilangan semua tampilan dalam layar lain dan pada akhirnya kita akan terbang secara buta.''

''Peristiwa ini terjadi karena kurangnya pendinginan. Ada suhu panas luar biasa di balik layar kokpit.''

''Itu sebabnya kita berada di Dallas saat ini dan sepertinya pesawat ini tidak akan pergi ke mana-mana malam ini,'' imbuh kru kokpit tersebut.

Pengguna Twitter bernama Rodney Giles juga mengunggah video tersebut dan menjelaskan bahwa orang tuanya sedang dalam perjalanan saat peristiwa pesawat mendarat darurat itu terjadi.

Pesawat mendarat darurat di Dallas karena layar kokpit pilot mendadan blank. (Twitter/roneygiles)
Pesawat mendarat darurat di Dallas karena layar kokpit pilot mendadan blank. (Twitter/roneygiles)

Menurut ABC News pesawat ExpressJet Airlines dengan nomor penerbangan 4930 ini mendarat dengan selamat di Dallas.

Diketahui pesawat ini mengangkut penumpang sebanyak 50 orang.

Seorang pilot bernama Thomas Cook juga menambahkan, bahwa seorang pilot pesawat harus tetap bertindak dengan tenang di bawah tekanan dan mengubah rencana pada menit terakhir.

Berita Terkait

Berita Terkini