Travel

Travel Blogger Wajib Tahu, Ini 4 Tips Ambil Foto Traveling di Internet

Etika yang baik demi karya yang baik.

Angga Roni Priambodo | Aditya Prasanda

(Pixabay 12019)
(Pixabay 12019)

Guideku.com - Kamu travel blogger dan senang mengambil gambar destinasi serta aktivitas wisata di situs berbagi?

Berikut Guideku.com bagikan 4 tips yang wajib kamu ketahui sebelum mengambil gambar traveling di dunia maya. Apa saja?

1. Pastikan tujuanmu

(Pixabay Dariusz Sankowski)
(Pixabay Dariusz Sankowski)

Untuk mengambil foto traveling dari berbagai platform di media sosial, pastikan terlebih dahulu tujuanmu, apakah digunakan untuk kepentingan komersial atau non komersial.

Jika komersial, seperti halnya blog beriklan, yang wajib kita lakukan adalah meminta izin secara langsung dan memastikan kesepakatan kerja yang dijalin bersama si fotografer.

Sementara, jika kepentinganmu non komersial, seperti halnya blog pribadi non monetisasi, kita dapat menyalin secara langsung foto terkait jika memang di dalamnya tertera lisensi konten terbuka, creative commons.

Meski demikian cermati lebih lanjut atribusi di dalamnya ya.

2. Memeriksa atribusi creative commons

(Pixabay Progressor)
(Pixabay Progressor)

Lisensi alternatif, creative commons yang berjalan beriringan dengan hak cipta memungkinkan para pegiat seni, sastra dan ilmu pengetahuan untuk memberikan kebebasan pada semua orang guna menyebarluaskan, menggunakan dan membuat sesuatu yang baru dari karya yang bersangkutan.

Kendati lebih luwes ketimbang hak cipta konvensional, kita dapat memilih kebebasan apa yang ditawarkan pada para pendengar untuk menyikapi karya kita, seperti halnya mengizinkan orang lain menggunakan karya tersebut hanya untuk kepentingan nonkomersial.

Ya, terdapat sederet jenis atribusi yang perlu kita ketahui tatkala mengambil foto berlisensi creative commons.

Creative commons dengan atribusi berbagi serupa seperti yang digunakan situs berbagi informasi dan gambar macam Wikipedia, Pixabay maupun Unsplast memungkinkan kita untuk menyalin gambar sebab sudah memperoleh izin langsung dari si empunya.

Dengan catatan, kita harus menerakan nama lengkap si fotografer dan sumber pengambilan gambarnya.

Sementara creative commons dengan atribusi nonkomersial hanya dapat digunakan untuk kepentingan nonkomersial saja. Jika kamu gunakan sebaliknya, pastikan untuk meminta izin pada si fotografer sebelum menggunakan gambarnya.

3. Ambil gambar dari situs berbagi bebas

(Pixabay Public Domain Pictures)
(Pixabay Public Domain Pictures)

Ya, jika kamu ingin mengambil gambar traveling yang mudah dan murah, kamu juga dapat mengambilnya dari situs berbagi bebas seperti Pixabay dan Unsplast. Pun Wikipedia namun untuk situs satu ini kita harus cermat menilik lisensi hak cipta yang dimiliki suatu foto.

4. Sertakan sumber lengkap bersama nama fotografernya

(Pixabay Split Shire)
(Pixabay Split Shire)

Jika kamu sudah memahami etika di atas, kita juga harus menaati etika penulisan sumber karya dengan menuliskan nama lengkap si fotografer dan situs tempat kita mengambil gambar tersebut. Tak peduli untuk kepentingan komersial maupun non komersial menuliskan nama si fotografer merupakan cara terbaik kita menghormati buah karyanya.

Berita Terkait

Berita Terkini