Travel

Bikin Syok, Pria Ini Dapat Tagihan Rp 32 Juta Usai Parkir di Bandara Changi

Padahal pria ini baru saja parkir 45 menit yang lalu.

Angga Roni Priambodo | Arendya Nariswari

Ilustrasi tempat parkir mobil. (Pixabay/PublicDomainPictures)
Ilustrasi tempat parkir mobil. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Guideku.com - Belum lama ini, publik dihebohkan dengan kejadian seorang pria yang memarkirkan kendaraanya di Bandara Changi, Singapura, dan mendapatkan tagihan senilai puluhan juta.

Dilansir Guideku.com dari laman Asia One, pria bernama Supra Mac ini syok bukan main saat hendak keluar dari area parkir Jewel Changi Airport.

Supra Mac saat itu diwajibkan membayar tagihan parkir sebesar 3.100 dollar Singapura atau senilai dengan Rp 32 juta.

Lucunya lagi, Supra Mac pada saat itu belum cukup lama memarkirkan mobilnya di area parkir bandara.

Pria ini baru parkir di Bandara Changi selama kurang lebih 45 menit lamanya.

''Ini seperti lelucon,'' ungkap Supra.

Tak lama kemudian, juru bicara Jewel Changi Airport memberikan keterangan terkait tagihan parkir yang membengkak tersebut.

 Bikin Syok, Pria Ini Dapat Tagihan Rp 32 Juta Usai Parkir di Bandara Changi. (Facebook/Supra Mac)
Bikin Syok, Pria Ini Dapat Tagihan Rp 32 Juta Usai Parkir di Bandara Changi. (Facebook/Supra Mac)

Dirinya mengatakan bahwa ada kesalahan sistem ketika mobil milik Supra masuk ke dalam area parkir Jewel Changi Airport.

Menurutnya, kendaraan yang hendak masuk ke area parkir harus menjaga jarak tertentu agar mesin sistem pencatat dapat bekerja maksimal.

Kesalahannya adalah, mobil Supra tak sengaja tercatat parkir sejak 14 hari atau tanggal 10 April.

Supra yang tak tahu apa-apa, membantah tuduhan bahwa dirinya parkir di bandara selama 14 hari.

Pria ini mengaku sangat mentaati segala peraturan yang berlaku, mulai tidak menyerobot mobil lain maupun terlalu mepet saat masuk area parkir.

Beruntung akhirnya pihak Jewel Changi Airport membebaskan Supra untuk membayar tagihan parkir senilai puluhan juta itu.

Pihak bandara terkait juga mengakui bahwa ada kesalahan teknis, sehingga akhirnya Supra bisa membayar tarif parkir dengan harga normal pada umumnya.

Berita Terkait

Berita Terkini