Travel

Dulu Populer, 4 Tips Traveling Ini Sekarang Tak Lagi Berguna

Sudah tahu tips traveling yang mana saja?

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Tips Traveling (Pixabay)
Tips Traveling (Pixabay)

Guideku.com - Siapa yang kerap mencari tips traveling lewat Internet sebelum pergi liburan?

Biasanya, hal ini dilakukan agar kita merasa lebih siap untuk bepergian, juga yakin bahwa tak ada hal-hal penting yang terlupa.

Namun, seiring berjalannya waktu, rupanya ada beberapa tips traveling yang dulu populer namun tak lagi relevan.

Dilansir dari laman Reader's Digest, GuideKu.com telah merangkum beberapa tips traveling yang tak lagi relevan serta kebenaran di baliknya.

Apa saja tips traveling itu?

Ilustrasi penumpang pesawat. (Pexels/Jule)
Ilustrasi penumpang pesawat. (Pexels/Jule)

1. Udara di pesawat dapat membuat sakit

Salah satu tips dan saran yang banyak beredar di Internet adalah soal menjaga kesehatan di pesawat. Ini karena udara di pesawat dipercaya dapat membuat sakit.

Faktanya, udara di pesawat memang dapat membuat kulit terasa kering. Namun, udara di pesawat tidak membuat sakit karena telah melalui proses penyaringan berkali-kali.

Alih-alih, yang membuat kita sakit di pesawat sebenarnya adalah meja lipat, pintu kamar mandi, dan kursi yang mengandung banyak bakteri karena dipakai ratusan orang.

2. Simpan uang di wadah atau kantong khusus

Demi keamanan, ada banyak tips traveling yang menyarankan agar kita membawa uang tunai dalam wadah atau kantong khusus, seperti dompet yang dikalungkan di leher atau tas pinggang.

Wajar saja, sebagai turis, ada kalanya jika kita merasa tidak aman saat berada di tempat asing.

Namun, ketahuilah bahwa membawa uang di kantong khusus hanya akan membuat kita terlihat makin mencolok. Selain itu, risiko kehilangan uang pun sebenarnya kurang-lebih sama di berbagai tempat.

Sebagai gantinya, bawalah uang tunai secukupnya dan simpan yang lain di kamar hotel. Atau, gunakan dompet biasa dan letakkan di kantung celana bagian depan.

Ilustrasi Wisatawan (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi Wisatawan (Pixabay/Free-Photos)

3. Pergi sepagi mungkin untuk menghindari keramaian

Siapa belum pernah mendengar tips traveling ini? Nyaris semua laman travel di Internet pasti kerap meminta kita untuk datang ke atraksi wisata sepagi mungkin demi menghindari antrean.

Namun, saking populernya tips ini, tentu ada banyak turis yang juga berpikiran serupa. Akibatnya, kita pun akan tetap dihadang antrean meski sudah datang pagi.

Terlebih untuk destinasi wisata populer dan ikonik, mustahil untuk tidak menemukan antrean atau keramaian sama sekali.

Solusinya, cobalah untuk datang pada waktu ketika turis malas berkunjung seperti pada siang hari untuk mengurangi jumlah keramaian.

4. Percaya pada pengetahuan warga lokal

Berapa banyak pengetahuan yang kita miliki soal daerah tempat tinggal kita sendiri? Saat ditanya turis, belum tentu kita bisa menjawab semuanya.

Hal yang sama berlaku bagi warga lokal di daerah yang kita kunjungi. Seringnya, mereka pun sama-sama tidak tahunya soal destinasi wisata yang ada.

Sebagai gantinya, cobalah tanya traveler lain yang juga berkunjung ke daerah yang sama. Atau, bertanyalah pada pihak hotel.

Di sisi lain, warga lokal dapat dijadikan sumber informasi yang lebih tepat untuk hal-hal seputar kuliner alih-alih tempat wisata.

Berita Terkait

Berita Terkini