Travel

Sempat Bikin Geger, Atap Jewel Changi Airport di Singapura Dikira Runtuh

Ternyata video atap runtuh tersebut tidak terjadi di Jewel Changi Airport.

Dany Garjito | Arendya Nariswari

Air Terjun Indoor Tertinggi di Singapura (jewelchangiairport.com)
Air Terjun Indoor Tertinggi di Singapura (jewelchangiairport.com)

Guideku.com - Beberapa waktu lalu, publik dikagetkan dengan beredarnya video langit-langit bangunan yang mendadak runtuh di media sosial Facebook. Awalnya, banyak yang mengira insiden itu terjadi di Jewel Changi Airport, Singapura.

Namun ternyata, peristiwa atap runtuh itu terjadi di sebuah pusat perbelanjaan Shanghai pada Sabtu (24/8/19) lalu.

Dilansir GuideKu.com dari laman Asia One, Rabu (28/8/19), juru bicara Jewel telah memberikan konfirmasi seputar peristiwa runtuhnya langit-langit bangunan itu.

"Kami ingin mengklarifikasi bahwa video kebocoran langit-langit yang beredar itu bukan diambil di Jewel Changi Airport," tutur juru bicara Jewel kepada The Strait Times.

"Kami mendesak semua orang untuk menahan diri, membagikan video itu dan mencegah berita hoaks," imbuhnya.

Video atap runtuh yang beredar lewat media sosial Facebook itu menunjukkan air merembes di langit-langit bangunan.

 Atap Bandara Jewel Changi Sempat Dikira Runtuh, Ini yang Terjadi Sebenarnya. (Facebook/SG Kay Poh)
Atap Bandara Jewel Changi Sempat Dikira Runtuh, Ini yang Terjadi Sebenarnya. (Facebook/SG Kay Poh)

 

Banyak pelanggan mal berlalu lalang menjauh dari area kebocoran sebelum atap tersebut akhirnya runtuh karena tak sanggup menahan banyak air di atasnya.

Menurut laporan China Press Malaysia, insiden atap runtuh itu terjadi di Mall Shanghai, China.

Kebocoran disebabkan oleh pipa air yang pecah ketika mal tengah beroperasi.

Tidak ada pengunjung maupun pegawai yang terluka dalam insiden atap runtuh itu.

Insiden yang sempat disangka terjadi di Jewel Changi Airport merupakan salah satu dari beberapa berita hoaks yang sedang beredar di Singapura.

Sebelumnya, Otoritas Moneter Singapura telah memperingatkan publik tentang sebuah situs web yang meminta investasi bitcoin menggunakan komentar palsu dari Perdana Menteri Lee Hsun Long.

Situs web palsu itu dirancang agar tampak terhubung ke Singapore Press Holdings.

Berita Terkait

Berita Terkini