Travel

Tak Dengar Pengumuman Boarding, Ayah dan Anak Lari Kejar Pesawat

Keduanya diketahui terlalu asyik di bar hingga tak mendengar pengumuman.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Penumpang Ketinggalan Pesawat (Pixabay)
Ilustrasi Penumpang Ketinggalan Pesawat (Pixabay)

Guideku.com - Tak ada travelers yang mau datang terlambat ke bandara dan ketinggalan pesawat. Namun, pasangan ayah dan anak asal Inggris baru-baru ini diberitakan ketinggalan pesawat meski sudah berada di bandara.

Antonino Loi, 65 tahun dan Tony Loi, 40 tahun adalah ayah dan anak yang saat itu akan terbang dari Cagliari Airport, Sardinia ke London.

Sembari menunggu, keduanya diketahui pergi ke bar. Namun, tiba-tiba saja, sang ayah menyadari jika pesawat mereka sudah akan terbang.

"Ayahku melihat pesawat easyJet di landas pacu dan kemudian melihat jika proses boarding sudah ditutup," ujar Tony seperti dilansir laman The Sun.

Panik karena tertinggal, Antonino dan Tony pun lekas keluar dari pintu emergensi sebelum akhirnya berlari di landas pacu untuk mengejar pesawat.

"Aku berlari turun mengejar pesawat, aku berpikir jika tangga ke pesawat masih ada di sana," tambahnya.

Ilustrasi ketinggalan pesawat (Pixabay/huynhkimdaihuu30051999)
Ilustrasi ketinggalan pesawat (Pixabay/huynhkimdaihuu30051999)

Melihat dua penumpang nekat berlari mengejar pesawat di landas pacu, polisi pun segera ikut mengejar keduanya.

Kocaknya, saat itu Tony dan Antonino mengira jika polisi akan mengirim pesan radio ke pesawat dan meminta pesawat berhenti karena ada penumpang tertinggal.

Namun, harapan ayah dan anak ini tentu tidak menjadi nyata karena polisi ada di sana untuk menangkap keduanya.

Tony sendiri mengaku jika dia dan ayahnya sama sekali tidak mabuk. Mereka hanya tidak mendengar pengumuman boarding karena terlalu asyik minum di bar.

Akibat ketinggalan pesawat dan nekat berlari di landas pacu, Antonino dan Tony Loi pun harus membayar denda 2.000 euro per orang atau 31,1 juta rupiah.

Untunglah, keduanya kini juga sudah bisa pulang dengan selamat ke Inggris.

Berita Terkait

Berita Terkini