Travel

Dianggap Tak Menghormati, Foto Bebek Karet Traveling Ini Diprotes Warganet

Wah, memangnya ada apa ya dengan bebek karet mainan ini?

Dany Garjito | Arendya Nariswari

Ilustrasi bebek mainan. (Pixabay/simisi1)
Ilustrasi bebek mainan. (Pixabay/simisi1)

Guideku.com - Ternyata tak selamanya mainan bebek karet terlihat lucu di mata orang yang melihatnya. 

Terbukti,  beberapa waktu lalu, postingan bebek karet yang diunggah oleh salah seorang influencer melalui akun Instagram @Atukapil ini diprotes oleh publik.

Dilansir Guideku.com dari laman Independent, Selasa (12/11/19), kemarahan publik tersulut usai melihat foto bebek yang hobi traveling itu berada di rel kereta api Auschwitz.

Diketahui tempat tersebut menjadi saksi bisu ribuan umat Yahudi yang meninggal dalam Perang Dunia Kedua.

Pemilik akun Instagram @Atukapil ini memposisikan bebek mainan yang tersenyum itu di depan rel kereta api dengan 'Gerbang Kematian' menjulang tinggi pada bagian belakang.

Akun tersebut sebenarnya sangat disukai dan telah diikuti oleh ribuan pengguna Instagram lainnya.

Biasanya sang pemilik akun Instagram @Atukapil ini mengunggah foto bebek mainannya traveling di sejumlah landmark dunia seperti Gunung Vesuvius hingga Istana Buckingham.

Foto Bebek Karet yang Hobi Wisata Ini Mendadak Dikecam Publik, Kenapa? (Twitter/AuschwitzMuseum)
Foto Bebek Karet yang Hobi Wisata Ini Mendadak Dikecam Publik, Kenapa? (Twitter/AuschwitzMuseum)

Namun kali ini, sang pemilik akun Instagram dianggap kurang sopan usai mengunggah foto di Auschwitz tersebut.

Sang pemilik akun juga telah dipanggil oleh pihak manajemen Museum Auchwitz untuk dimimtai keterangan.

Tidak sedikit warganet lainnya yang ikut marah ketika melihat beredarnya foto bebek mainan tersenyum di Auschwitz itu.

Karena banyaknya protes dari warganet, akhirnya travel blogger tersebut dengan cepat menghapus fotonya itu.

Sang pemilik mainan bebek tersenyum itu sempat melakukan pembelaan ketika mengambil foto di Auschwitz.

Dirinya mengklaim sengaja meletakkan bebek mainan tersenyum itu demi menghilangkan kesan terlalu serius dari sebuah gambar.

Wah, kalau menurut Anda, apakah tindakan dari travel blogger ini dapat ditoleransi atau tidak ya?

Sebelum berfoto di sebuah destinasi wisata ada baiknya Anda cari informasi lengkapnya dulu ya.

Jangan sampai foto liburan kalian nanti menyinggung sejumlah pihak terutama warga lokal.

Berita Terkait

Berita Terkini