Travel

Wisata ke Yogyakarta, Menelisik Sejarah Makam Raja-raja Mataram di Kotagede

Psst, ada aturan yang harus dipatuhi lho, saat berkunjung ke Makam Raja-raja Mataram di Kotagede ini.

Dany Garjito | Arendya Nariswari

MakamRaja-raja Mataram Kotagede. (Guideku/Arendya)
MakamRaja-raja Mataram Kotagede. (Guideku/Arendya)

Guideku.com - Traveling ke Yogyakarta, rasanya kurang lengkap jika belum menelusuri kawasan Kotagede. Ya, sejarah panjang Kesultanan Mataram terbukti kuat masih berhubungan dengan wilayah Kotagede.

Salah satu buktinya yakni terdapatnya Makam Raja-raja Mataram dan juga Masjid Gedhe. Kali ini Guideku.com akan mengajak Anda menelisik Makam Raja-raja Mataram yang berada di Kotagede.

Sebenarnya terdapat dua makam raja Mataram Islam yaitu berada di Kotagede dan Imogiri.

Namun jika melihat usianya, Makam Raja-raja Mataram di Kotagede-lah yang pertama kali berdiri.

Area ini bukan hanya menjadi objek penelitian sejarah semata, melainkan wisata religi.

Memasuki area Makam Raja-raja Mataram, kami disambut dengan gapura megah berarsitektur Hindu. Terlihat, tembok dan gapura tadi menjadi pembatas kompleks makan dengan rumah warga.

MakamRaja-raja Mataram Kotagede. (Guideku/Arendya)
MakamRaja-raja Mataram Kotagede. (Guideku/Arendya)

 

Udara di sekitar Makam Raja-raja Mataram ini juga begitu sejuk dikelilingi pohon rindang nan besar yang konon sudah berusia ratusan tahun.

Tergolong wisata religi, tidak sedikit wisatawan dan juga pengunjung yang datang ke Makam Raja-raja Mataram ini untuk berziarah.

Sebagai informasi dan pengetahuan, makam ini menjadi tempat di mana dikebumikanya Panembahan Senopati atau Danang Sutawijaya yang menjadi raja pertama Mataram Islam.

Kemudian ada pula Panembahan Hanyakrawati atau Mas Jolang yakni sebagai raja kedua.

Ayah dari Panembahan Senopati yaitu Ki Ageng Pemangangan juga dikebumikan di Makam Raja-raja Mataram Kotagede ini, begitu pula Joko Tingkir atau Sultan Hadiwijaya.

MakamRaja-raja Mataram Kotagede. (Guideku/Arendya)
MakamRaja-raja Mataram Kotagede. (Guideku/Arendya)

 

Lalu ada pula Sri Sultan Hamengkubuwono II yang juga dimakamkan di Makam Raja-raja Mataram Kotagede.

Tepat pada hari Rabu (10/12/19), Guideku.com menyambangi Makam Raja-raja Mataram Kotagede, dan berikut aturan yang wajib dipatuhi beziarah yang berkunjung ke sini di antaranya adalah :

1. Jam operasional untuk umum berziarah adalah Senin, Kamis, Jumat dan Minggu

2. Khusus untuk hari Senin, Kamis, Minggu pengunjung bisa datang pada pukul 13.00-16.00 WIB.

3. Jam operasional untuk umum di hari Jumat yakni jam 13.00-16.00 WIB.

MakamRaja-raja Mataram Kotagede. (Guideku/Arendya)
MakamRaja-raja Mataram Kotagede. (Guideku/Arendya)

 

4. Wajib melepas alas kaki saat masuk ke dalam makam.

5. Di dalam makam sama sekali tidak boleh mengambil gambar alias memotret.

6. Ketika masuk ke dalam makam, wanita wajib mengenakan kemben dan kain jarik serta melepas jilbab.

7. Laki-laki diwajibkan mengenakan pakaian abdi dalem yakni blangkon dan juga kain jarik.

8. Perlengkapan atau pakaian dapat disewa di kantor sekretariat.

9. Selama Bulan Ramadhan Makam Raja-raja Mataram di Kotagede ini ditutup untuk umum.

Jika Anda memiliki pakaian tradisional atau abdi dalem bergaya Yogyakarta dan Surakarta, bisa Anda gunakan saat berziarah ke Makam Raja-raja Mataram di Kotagede ini.

Makam Raja-raja Kotagede ini beralamat di Jalan Masjid Besar Mataram, Jagalan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Jadi bagaimana, Anda tertarik untuk menjelajahi wisata religi Makam Raja-raja Mataram di Kotagede ini?

Berita Terkait

Berita Terkini