Travel

Evakuasi WNI di Wuhan, Kru Maskapai Batik Air Dijuluki Pahlawan Tanpa Jubah

Lakukan misi kemanusiaan, Batik Air banjir doa dan pujian dari netizen.

Angga Roni Priambodo | Arendya Nariswari

Pesawat Batik Air. [Suara.com/Adhitya Himawan]
Pesawat Batik Air. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Guideku.com - Baru-baru ini, maskapai penerbangan Batik Air menyita perhatian publik. Pasalnya, maskapai dari Lion Air Group ini menjadi penyedia pesawat beserta kru demi mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Wuhan.

Dikutip Guideku.com dari laman Suara.com, Sabtu (1/2/2020) seluruh kru Batik Air mengenakan pakaian khusus sesuai prosedur yang dibuat World Health Organization (WHO) ketika menjemput dan mengantar para WNI.

"Kru ini akan diberikan pakaian (khusus) sehingga mereka terproteksi dari virus yang ada," sebut Edward Sirait, Presiden Direktur Lion Group di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, Tangerang.

Pesawat Airbus A330-300 milik maskapai penerbangan Batik Air, diberangkatkan menuju Wuhan, Provinsi Hubei, China untuk menjemput sebanyak 250 WNI.

Pemerintah mengerahkan tim khusu,s demi melakukan evakuasi terhadap ratusan WNI yang masih terisolir akibat wabah virus corona di Wuhan.

Atas kesediaanya melakukan misi kemanusiaan di Wuhan, maskapai penerbangan Batik Air banjir doa dan pujian dari netizen. Bahkan, tagar Batik Air tengah menjadi trending topic di media sosial Twitter.

Airbus A320-200 Batik Air - 2 (Official Batik Air Marthunis)
Airbus A320-200 Batik Air - 2 (Official Batik Air Marthunis)

"Semoga senantiasa diberi keselamatan para kru Batik Air beserta pilot, terimakasih sudah membawa teman-teman kami dari Wuhan, tak semua pahlawan harus memiliki kekuatan super," sebut salah seorang netizen.

"Pahlawan tak selamanya harus mengenakan jubah untuk terbang. Batik Air mengudara untuk membawa warga Indonesia kembali dari Wuhan," imbuh netizen lainnya.

Usai menjemput WNI di Wuhan, rencananya pesawat Batik Air akan menuju ke Natuna, Kepulauan Riau. Para WNI dan tim evakuasi akan transit di Natuna kemudian akan menjalani tahapan observasi selama 14 hari.

Berita Terkait

Berita Terkini