Travel

Mendadak Astronot, Pesawat Ini Tawarkan Pengalaman Terbang di Gravitasi Nol

Tak perlu ke luar angkasa, menjadi astronot kini dapat dilakukan di pesawat terbang biasa.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati

Pesawat Terbang dengan Gravitasi Nol (instagram.com/gozerog)
Pesawat Terbang dengan Gravitasi Nol (instagram.com/gozerog)

Guideku.com - Pesawat terbang sudah lama menjadi moda transportasi yang diandalkan banyak orang untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya dalam waktu singkat.

Namun, pernahkah travelers mendengar soal pesawat yang bisa membuat penumpangnya merasakan sensasi gravitasi nol bak di luar angkasa?

Belum lama ini, sebuah perusahaan bernama Zero Gravity Corporation merilis jadwal penerbangan khusus untuk penumpang yang ingin menjadi astronot sehari.

Pada penerbangan yang bernama Zero-G ini, turis akan naik pesawat yang sudah mendapat sertifikasi untuk terbang dalam gravitasi nol.

Di dalam pesawat nanti, turis pun akan menggunakan baju khusus. Kemudian, mereka bisa merasakan sensasi melayang hingga jungkir balik di dalam pesawat.

Pesawat Terbang dengan Gravitasi Nol (instagram.com/gozerog)
Pesawat Terbang dengan Gravitasi Nol (instagram.com/gozerog)

Dilansir dari laman USA Today, gaya gravitasi nol ini diperoleh tanpa membawa pesawat ke luar angkasa.

Alih-alih, pilot akan terbang dalam rute akrobatik bernama parabola dan membentuk huruf 'n' kecil di langit.

Karena sudut penerbangan yang ekstrem tersebut, gravitasi nol pun akan tercipta. Disebutkan, pilot juga harus membawa pesawat ke ketinggian 24.000 kaki atau sekitar 7.300 meter sebelum menaikkan hidung pesawat.

Selain merasakan gravitasi nol, penumpang juga akan dibawa untuk merasakan gaya gravitasi seperti di bulan (seperenam dari berat badan) dan gaya gravitasi di Mars.

Pesawat Terbang dengan Gravitasi Nol (instagram.com/gozerog)
Pesawat Terbang dengan Gravitasi Nol (instagram.com/gozerog)

Pengalaman di dalam pesawat Zero-G ini sendiri dapat dibilang menantang. Jadi, penumpang pun disarankan untuk tidak mabuk atau makan makanan berminyak sebelum terbang.

Selain itu, penumpang juga akan diminta memakan makanan tinggi karbohidrat dan berprotein rendah untuk mengurasi rasa mabuk di udara.

Penerbangan Zero-G ini sendiri dihargai cukup mahal, yaitu USD 5.400 atau sekitar Rp 73,9 juta dan belum termasuk pajak. Biaya ini juga mencakup sarapan dan makan siang serta foto profesional.

Sayangnya, penerbangan ini baru bisa ditemukan di 12 kota di Amerika Serikat saja.

Apakah travelers tertarik untuk mencoba?

Berita Terkait

Berita Terkini