Travel

Evakuasi 68 WNI Diamond Princess Pakai Pesawat Garuda, Begini Alurnya

Semua WNI dalam evakuasi kemanusiaan ini dinyatakan negatif Covid-19 secara medis sesuai protokol WHO.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi penyebaran virus corona. (Pixabay/Gerd Altmann)
Ilustrasi penyebaran virus corona. (Pixabay/Gerd Altmann)

Guideku.com - Presiden Joko Widodo memerintahkan untuk secepatnya melakukan evakuasi terhadap 68 orang Anak Buah Kapal (ABK) MV. Diamond Princess untuk segera dipulangkan ke tanah air menggunakan pesawat terbang.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan, misi kemanusiaan lanjutan ini bakal memakai maskapai Garuda Indonesia yang akan terbang langsung ke Yokohama tempat bersandar MV. Diamond Princess.

"Memakai pesawat khusus Garuda Indonesia dari Bandara Haneda, Jepang ke Bandara Kertajati, kemudian langsung dipindahkan ke Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta untuk menjalani transit observasi, yang direncanakan, selama 28 hari," kata Fadjroel dalam keterangan persnya, Minggu (1/3/2020), seperti dikutip dari Suara.com.

Evakuasi kemanusiaan tahap ke-3 ini, lanjut Fadjroel, adalah rangkaian evakuasi kemanusiaan yang diperintahkan Jokowi untuk menyelamatkan dan melindungi Warga Negara Indonesia.

Setelah evakuasi kemanusiaan tahap ke-1 yang menyelamatkan 238 WNI dari Provinsi Hubei RRT, kemudian evakuasi kemanusiaan tahap ke-2 yang menyelamatkan 172 laki-laki dan 16 perempuan, dengan total 188 orang dari MV. World Dream.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendung Kamijoro di perbatasan Kabupaten Kulon Progo dan Bantul, Selasa (31/12/2019). - (SUARA kontributor/Julianto)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendung Kamijoro di perbatasan Kabupaten Kulon Progo dan Bantul, Selasa (31/12/2019). - (SUARA kontributor/Julianto)

"Semua WNI dalam evakuasi kemanusiaan ini dinyatakan negatif Covid-19 secara medis sesuai protokol WHO," kata dia.

Segera setelah dibawa ke Pulau Sebaru Kecil ke-68 ABK MV. Diamond Princess seperti 188 ABK MV. World Dream, mereka akan menjalani transit observasi beserta kegiatan rutin berupa ibadah, makan tiga kali sehari, olahraga dan pemeriksaan kesehatan rutin, dan lain-lain.

"Semuanya dalam pengawasan Kementerian Kesehatan, TNI, Polri serta pihak Kementerian/Lembaga terkait sesuai Inpres No.4/2019," ucapnya.

Ilustrasi Kapal Pesiar. (pixabay.com/susannp4)
Ilustrasi Kapal Pesiar. (pixabay.com/susannp4)

Presiden Joko Widodo pun mengucapkan terimakasih atas kerjasama semua pihak dalam evakuasi kemanusiaan dan gotong royong kemanusiaan sejak dari Provinsi Hubei RRT, kemudian MV. World Dream, dan MV. Diamond Princess ini.

Presiden Jokowi juga menghimbau kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga kesehatan sesuai dengan petunjuk Kementerian Kesehatan serta Dinas Kesehatan di daerah masing-masing.

"Semoga dengan gotong-royong seluruh rakyat ini bersama Pemerintah, kami bersama-sama bisa mencegah Covid-19 dan Indonesia bisa melewatinya dengan baik dalam kondisi sehat wal afiat," ungkap dia.

Berita Terkait

Berita Terkini