Travel

Akibat Covid-19, Kafe Australia Ini Terima Tisu Toilet sebagai Alat Bayar

Di tengah wabah Covid-19, tisu toilet menjadi salah satu produk kebersihan yang diburu oleh banyak orang.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fitri Asta Pramesti

Ilustrasi Tisu Toilet. (pixabay.com/fotoblend)
Ilustrasi Tisu Toilet. (pixabay.com/fotoblend)

Guideku.com - Semenjak adanya wabah Covid-19, beberapa produk kebersihan mulai banyak diburu banyak orang. Salah satunya adalah tisu toilet.

Beberapa supermarket di berbagai negara pun dilaporkan kekurangan stok produk tisu toilet akibat habis diborong para warga yang panik belanja lantaran isu Covid-19.

Bicara soal tisu toilet, sebuah kafe di Australia belum lama ini jadi bahan perbincangan lantaran lebih memilih tisu toilet sebagai alat pembayaran dibandingkan uang.

Merangkum dari World of Buzz, Sabtu (14/3/2020), kafe yang terletak di Sydney ini menerapkan sistem barter sebagai metode pembayarannya. Hal ini dilakukan lantaran adanya wabah Covid-19 ini.

Disebutkan, seorang warga bernama Erica Phan, melalui akun Facebook Subtle Asian Traits mengunggah foto pengumuman sistem barter yang terpampang di dalam kafe di Sydney ini.

Ilustrasi tisu toilet (Youtube Feca Suction)
Ilustrasi tisu toilet (Youtube Feca Suction)

"Sementara di Sydney," tulis Erica pada caption.

Dalam pengumuman tersebut tersemat pesan "Kepada pelanggan yang terhormat, kami menerima pembayaran dengan tisu toilet dari pada uang. Terima kasih."

Tak hanya di Autralia, tisu toilet juga jadi barang mewah di Hong Kong. Pasalnya para pengusaha menjadikan tisu toilet sebagai hadiah bagi para klien hingga hadiah undian perusahaan.

Kepala Pengembangan IG Asia Pte, Terrence Tan, disebutkan telah memberikan bingkisan kepada kliennya berupa tisu toilet, masker, dan produk kebersihan lainnya.

"Untuk sekarang, ini hadiah yang lebih baik dari pada wine," tandas Terrence.

Catatan Redaksi:
Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Berita Terkait

Berita Terkini