Travel

Bikin Mewek, 5 Lokasi Ini Ternyata Jadi Latar Inspirasi Lagu Didi Kempot

5 Lokasi Ini Ternyata Jadi Latar Inspirasi Lagu Didi Kempot

Silfa Humairah | Arendya Nariswari

Didi Kempot. (Instagram/didikempotfc)
Didi Kempot. (Instagram/didikempotfc)

Guideku.com - Bikin Mewek, 5 Lokasi Ini Ternyata Jadi Latar Inspirasi Lagu Didi Kempot.

Didi Kempot,  sosok legendaris Godfather of Broken Heart, meninggal dunia di usianya yang ke 53 tahun. Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu Solo dr. Divan Fernandes kepada Solopos.com (jaringan Suara.com) menyebutkan bahwa Didi Kempot tiba di rumah sakit tersebut dalam kondisi henti jantung.

Terlepas dari kabar duka meninggalnya Didi Kempot, pria asal Ngawi, Jawa Timur tersebut begitu tenar akan lagu-lagu sendunya yang begitu menyayat hati dan sanggup menjadi candu penikmat musik lintas generasi.

Namun tahukah Anda, bahwa 'Lord Didi' mendapatkan inspirasi lagu ambyar ini dari mana?

Berikut kami mencoba mengenang kembali lokasi yang kemungkinan menjadi saksi patah hati sang Didi Kempot, sekaligus sumber inspirasi sejumlah lagu ambyarnya nan menyayat hati.

1. Pelabuhan Tanjung Mas

"Ning Pelabuhan Tanjung Mas Kene, Biyen Aku Ngeterke Kowe, Ning Pelabuhan Semarang Kene, Aku Tansah Ngenteni Kowe."

Jika diterjemahkan, artinya, "Di Pelabuhan Tanjung Mas ini aku dulu sering mengantarkanmu, di Pelabuhan Semarang aku masih menanti dirimu."

Dari lirik tersebut, jelas tersirat pesan di mana Didi Kempot bak tertipu janji manis seorang kekasih hati. Ya, pelabuhan di Semarang ini menjadi latar inspirasi dari lagu Didi Kempot yang berjudul Tanjung Mas Ninggal Janji.

2. Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis. (Suara.com/Dinar Surya Oktarini)
Pantai Parangtritis. (Suara.com/Dinar Surya Oktarini)

Pantai nan eksotis di Yogyakarta ini rupanya menjadi sumber inspirasi salah satu lirik lagu milik Didi Kempot.

"Rasane kepengin nangis yen kelingan Paramgtritis, neng ati koyo diiris."

Jika diartikan kurang lebih kalimatnya demikian, "Rasanya ingin menangis jika mengingat Parangtritis, hati bak diiris."

Jika ditelaah lebih dalam, Pantai Parangtritis ini disimbolkan sebagai akhir perjumpaan dengan kekasih yang telah lama hilang.

3. Stasiun Balapan

Para calon penumpang kereta yang tampak memadati loket pembelian tiket di Stasiun Solo Balapan, Selasa (21/7/2015) siang. [Suara.com/Labib Zamani]
Para calon penumpang kereta yang tampak memadati loket pembelian tiket di Stasiun Solo Balapan, Selasa (21/7/2015) siang. [Suara.com/Labib Zamani]

Stasiun kereta api di Solo ini rupanya juga menjadi salah satu sumber inspirasi sosok Didi Kempot.

Penggalan lirik lagu tersebut mengisahkan perpisahan sepasang kekasih dengan latar lokasi Stasiun Balapan di Surakarta

"Ning Stasiun Balapan, Kuto Solo Sing Dadi Kenangan, Kowe Karo Aku..."

Terbayang bukan, bagaimana ambyarnya Didi Kempot membawakan lagu ini sambil mengenang kisah dua sejoli yang rupanya tak berjodoh dan harus berakhir?

4. Sewu Kutho

Ilustrasi kemacetan lalu lintas. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi kemacetan lalu lintas. (Sumber: Shutterstock)

Didi Kempot tak menjabarkan ribuan kota mana saja yang telah dilaluinya seorang diri untuk menemukan pujaan hatinya.

Namun yang jelas, lirik lagu Sewu Kutho ini tak kalah ambyar dan sanggup membuat para Sad Boys menitikkan air mata.

5. Terminal Tirtonadi

Terminal Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (15/7/2015). [suara.com/Labib Zamani]
Terminal Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (15/7/2015). [suara.com/Labib Zamani]

Tak hanya pelabuhan dan stasiun, ambyarnya kisah asmara dalam lagu Didi Kempot juga tergambar jelas di Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah.

Lewat lagu Terminal Tirtonadi, Godfather of Broken Heart ini kembali mengenang kisah cintanya dengan sang pujaan hati yang dirindukannya setiap hari.

Selamat jalan, Didi Kempot! Terima kasih sudah menemani masa-masa genting, galau dan patah hati kami serta mewarnai dunia musik Tanah Air.

Berita Terkait

Berita Terkini