Loker Bodong Bikin Ngenes! Fresh Graduate Wajib Waspada Biar Nggak Jadi Korban Penipuan

Supaya nggak kena batunya, ini dia ciri-ciri loker palsu yang wajib kamu catat sebelum apply sana-sini.

Reza Sulaiman | Zahir
Kamis, 14 Agustus 2025 | 11:31 WIB
Loker Bodong Bikin Ngenes! Fresh Graduate Wajib Waspada Biar Nggak Jadi Korban Penipuan

Loker Bodong Bikin Ngenes! Fresh Graduate Wajib Waspada Biar Nggak Jadi Korban Penipuan

guideku.com - Baru lulus kuliah atau sekolah memang bikin semangat membara buat nyari kerja. Rasanya pengen cepet-cepet pegang gaji sendiri, bantu orang tua, atau minimal nggak minta uang jajan lagi. Tapi sayangnya, semangat ini sering dimanfaatkan oknum nakal lewat yang namanya lowongan kerja palsu alias loker bodong.

Ibarat kata, niat mau dapet rezeki halal, malah ujung-ujungnya boncos dan trauma. Dan parahnya, modusnya makin kreatif! Supaya nggak kena batunya, ini dia ciri-ciri loker palsu yang wajib kamu catat sebelum apply sana-sini.

1. Bahasa Iklan Lowongan Bikin Pusing

Lowongan kerja asli biasanya ditulis rapi, jelas, dan minim typo. Kalau yang kamu temui justru banyak salah ketik, tata bahasanya acak-acakan, bahkan kalimatnya bikin kening berkerut, itu sinyal merah. Perusahaan bonafide nggak bakal bikin pengumuman seenaknya.

2. Terlalu Gampang, Nggak Perlu Pengalaman

Siapa sih yang nggak mau kerja tanpa syarat pengalaman? Apalagi buat freshgraduate, ini kedengarannya kayak jackpot. Tapi hati-hati, justru lowongan yang “terlalu gampang” ini rawan tipu-tipu.

Perusahaan beneran biasanya tetap mempertimbangkan pengalaman kerja, magang, atau skill tertentu. Kalau tiba-tiba semua posisi bisa dilamar tanpa pengalaman, patut curiga.

3. Nggak Pernah Daftar, Tiba-tiba Dipanggil Interview

Ini modus yang udah sering banget kejadian. Bayangin, lagi santai-santai tiba-tiba ada WA atau telepon dari “HRD” yang bilang kamu lolos seleksi dan bisa langsung datang interview, padahal kamu nggak pernah daftar. Aneh kan? Bisa jadi mereka nyebar jaring ke banyak orang buat cari korban.

Baca Juga: Lucunya LMKN: Hotel di Mataram 'Diteror' Tagihan Royalti Cuma Gara-gara Ada TV di Kamar

4. Informasi Perusahaan Samar-samar

Perusahaan palsu biasanya susah dilacak. Coba cari nama perusahaan di Google, LinkedIn, atau media sosial resmi. Kalau hasilnya nihil atau informasinya mencurigakan, skip aja. Jangan sampai kamu buang waktu datang ke alamat yang bahkan nggak ada di maps.

5. Minta Uang di Awal

Nah, ini yang paling klasik tapi masih banyak korban. Perusahaan minta kamu transfer uang dengan alasan biaya seragam, pelatihan, atau administrasi. Ingat, rekrutmen perusahaan resmi itu gratis. Begitu ada permintaan bayar di awal, langsung blokir.

Tips cepat buat ngecek loker bodong:

  • Lihat alamat email perekrut (hindari yang pakai domain gratisan kayak @gmail atau @yahoo untuk urusan rekrutmen formal).
  • Cek apakah ada website resmi dan kontak yang bisa diverifikasi.
  • Jangan pernah transfer uang untuk alasan apapun saat proses rekrutmen.

Jadi, meski semangat nyari kerja itu penting, jangan sampai lupa pasang filter kewaspadaan. Loker bodong bisa ngincer siapa aja, terutama fresh graduate yang lagi semangat-semangatnya masuk dunia kerja. Intinya, kalau ada tawaran yang terasa “too good to be true”, biasanya memang nggak bener.

×
Zoomed
TERKINI
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel, yang selama ini sering pasang badan dan ngaku-n...
business | 19:00 WIB
Sebuah curhatan viral menuding seorang Warga Negara Asing (WNA) telah kehilangan uang USD 5.000 (sekitar Rp 80 juta!) di...
business | 19:00 WIB
Sekarang zamannya serba digital. Perlu nggak sih bikin rekening bank digital? Atau mending tetap setia sama bank konvens...
business | 17:00 WIB
Di tengah semangat menyambut HUT RI ke-80, ada sebuah unggahan viral di media sosial yang dijamin bakal bikin kita semua...
business | 18:28 WIB
Kalau ngomongin dunia kerja, lagi rame Gen Z galau pilih hustle culture atau work-life balance. Kamu tim mana nih? Yuk, ...
business | 18:15 WIB