Travel

Bersuhu Hangat, Gua Ini Terletak di Tengah Dinginnya Es Antartika

Hm, hangat mana ya sama pelukan dari pacar?

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Antartika (Pixabay)
Ilustrasi Antartika (Pixabay)

Guideku.com - Dengan es putih yang membentang dan iklim yang keras, Antartika jelas bukan benua yang bisa dihuni oleh semua jenis makhluk hidup.

Dari film-film dokumentari, kamu akan melihat bahwa benua yang terletak di kutub selatan Bumi ini biasanya dihuni hanya oleh penguin, anjing laut, ikan paus, dan burung albatros.

Selain itu, Antartika biasanya dimanfaatkan oleh para peneliti yang memang sengaja mendirikan basis tempat tinggal di sana untuk keperluan penelitian.

Namun, siapa sangka bahwa para ilmuwan ini tanpa sengaja menemukan gua bersuhu hangat di tengah bentangan es Antartika?

Ilustrasi Antartika (Pixabay)
Ilustrasi Antartika (Pixabay)

Penelitian ini dilakukan oleh Australian National University (ANU) yang tanpa sengaja menemukan gua di sekitar area Gunung Erebus.

Gunung Erebus sendiri adalah sebuah gunung berapi aktif yang terletak di Pulau Ross, Antartika. Ilmuwan menduga bahwa uap dari gunung inilah yang membuat gua tersebut menjadi hangat.

''Suhu di gua tersebut lumayan hangat, bahkan bisa mencapai sekitar 25 derajat Celcius,'' kata Dr Ceridwen Fraser yang ikut berpartisipasi di penelitian ini.

Dalam suhu tersebut, manusia bisa bertahan meski hanya menggunakan kaus dan tidak memakai jaket sama sekali.

Hal ini menarik karena hangatnya suhu tersebut bisa saja menjadi pertanda adanya bentuk-bentuk kehidupan di bawah lapisan es Antartika.

Gunung Erebus di Antartika (Pixabay)
Gunung Erebus di Antartika (Pixabay)

Hingga saat ini, analisis forensik yang dilakukan oleh para ilmuwan menunjukkan adanya jejak DNA dari alga, lumut, dan hewan-hewan kecil.

Meski begitu, Craig Cary, profesor bioteknologi dari Universitas Waikato, menyatakan bahwa yang mereka temukan barulah jejak DNA semata.

''Kami masih belum melihat organisme tersebut berkeliaran di sekitar sini.'' begitu kata Craig Cary.

Namun, penemuan ini tak menutup kemungkinan bahwa bentuk kehidupan lain, seperti spesies flora atau fauna yang belum kita ketahui, barangkali tengah bersembunyi di bawah sana.

Bagaimana menurutmu, teman travelers?

Mungkinkah suatu saat nanti akan ada wisata untuk mengunjungi gua hangat di Antartika ini?

Berita Terkait

Berita Terkini