Travel

Dampak Perubahan Iklim, Ini Deretan Tempat yang Terancam Lenyap dari Bumi

Perubahan iklim, terutama pemanasan global, membuat deretan tempat ini terancam hilang atau tenggelam.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Perubahan Iklim (Pixabay/naturfreund_pics)
Ilustrasi Perubahan Iklim (Pixabay/naturfreund_pics)

Guideku.com - Dampak dari perubahan iklim dan pemanasan global dapat dilihat dari lingkungan di sekitar kita.

Akibat dari perubahan iklim ini, beberapa destinasi wisata di dunia pun ikut terancam punah dan rusak.

Bahkan, ada pula kota yang diprediksi akan hilang sepenuhnya karena tenggelam akibat kenaikan air laut.

Dirangkum Guideku.com dari berbagai sumber, ini beberapa tempat di dunia yang terancam lenyap dari muka bumi akibat perubahan iklim.

1. Pegunungan Alpen

Alpen (Pixabay Simon)
Alpen (Pixabay/Simon)

Rangkaian pegunungan Alpen yang terletak di Eropa merupakan salah satu destinasi yang didambakan banyak turis. Tak cuma megah, pegunungan es Alpen juga membentang di delapan negara.

Namun, karena kenaikan suhu, puncak pegunungan Alpen yang dilapisi es diperkirakan akan lenyap. Padahal, es di pegunungan Alpen merupakan salah satu atraksi yang diminati wisatawan.

2. Gletser Okjokull, Islandia

Selain pegunungan Alpen, gletser Okjokull di Islandia juga merupakan salah satu yang menghilang akibat pemanasan global.

Karena peningkatan suhu, gletser satu ini telah mencair dan menyusut sepenuhnya. Pada tahun 2014 silam, ilmuwan pun menyebut bahwa gletser ini sudah mati.

3. Great Barrier Reef, Australia

Great Barrier Reef (Pixabay/127071)
Great Barrier Reef (Pixabay/127071)

Gugusan terumbu karang raksasa yang terletak di timur laut Australia ini juga terancam punah akibat kenaikan suhu air laut. Padahal, Great Barrier Reef merupakan destinasi favorit untuk menyelam karena keindahan.

Kenaikan suhu telah membuat gugusan karang di Great Barrier Reef mengalami bleaching dan berubah menjadi putih lalu mati.

Dilaporkan, tingkat kematian terumbu karang di Great Barrier Reef kini sudah mencapai sekitar 50 persen.

4. Laut Mati

Laut Mati (Pixabay/GidonPico)
Laut Mati (Pixabay/GidonPico)

Laut Mati di Yordania telah menyusut dengan kecepatan 1,2 meter per tahunnya dan kehilangan paling tidak sepertiga jumlah area permukaan.

Ditambah iklim yang panas di daerah Timur Tengah, area Laut Mati pun mengalami kesulitan untuk meningkatkan jumlah debit air secara alami.

Menurut ilmuwan, Laut Mati diperkirakan akan mengering dan menghilang sepenuhnya sekitar tahun 2050 nanti.

5. Hutan Amazon

Ilustrasi Hutan Amazon (pixabay/rrubra)
Ilustrasi Hutan Amazon (pixabay/rrubra)

Beberapa waktu silam, kabar mengenai kebakaran hutan Amazon sempat menggegerkan dunia. Pasalnya, hutan di Amerika Selatan ini merupakan salah satu paru-paru terbesar di dunia.

Namun, karena perubahan cuaca, Amazon menjadi tempat yang rentan terbakar. NASA memperkirakan jika musim kemarau di Amazon berlangsung lebih dari 5-7 bulan, maka kebakaran hutan akan mudah terjadi.

6. Fairbone, Inggris

Fairbone merupakan desa di pesisir Inggris yang terancam hilang dan tenggelam karena kenaikan air laut.

Karena pembangunan tembok untuk menghalangi kenaikan air laut membutuhkan biaya mahal, pemerintah pun memutuskan bahwa penduduk Fairbone harus melakukan evakuasi di tahun 2054 mendatang.

Dengan demikian, saat Fairbone tenggelam nanti, tidak akan ada jejak manusia dan infrastruktur yang mengotori laut.

Berita Terkait

Berita Terkini