Travel

Lagi Mabuk, Turis Ini Digerebek Polisi karena Pakai Bikini di Maldives

Dinilai tidak mematuhi aturan berpakaian di Maldives, turis asal Inggris ini ditangkap polisi.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Arendya Nariswari

Ilustrasi turis wanita pakai bikini. (Pixabay/pineapplesuplyco)
Ilustrasi turis wanita pakai bikini. (Pixabay/pineapplesuplyco)

Guideku.com - Maldives sejatinya memang sebuah surga tersembunyi yang menjadi lokasi liburan impian bagi para pelancong. Namun belakangan, publik digegerkan dengan insiden penangkapan turis berbikini di Maldives.

Dikutip Guideku.com dari laman The Sun, Selasa (11/2/20), penangkapan bahkan dilakukan terang-terangan oleh petugas kepolisian di Maldives.

Bukan tanpa alasan, menurut petugas berwenang, pakaian yang dikenakan oleh turis asal Inggris tersebut terlalu terbuka dan dinilai melanggar aturan berpakaian di Maldives.

Turis hanya diperbolehkan mengenakan bikini di area penginapan atau resor tempat mereka menginap. Namun, turis wanita tersebut dengan santainya juga mengenakan bikini di jalanan umum.

Karena sedang dalam keadaan mabuk, wanita yang tidak disebutkan identitasnya ini tak berhenti berbicara saat diamankan oleh kepolisian di Pulau Maafushi, Maldives.

Sebanyak empat anggota polisi mencoba untuk menegur turis tersebut dan menyuruhnya mengenakan handuk demi menutupi tubuhnya.

Maldives. (Pixabay/FonthipWard)
Maldives. (Pixabay/FonthipWard)

"Kalian melecehkan saya," teriak turis tersebut kepada keempat anggota polisi yang menangkapnya.

Video penangkapan turis berbikini di Malives tersebut sempat viral usai diunggah ke sejumlah media sosial. Terakhir, dikabarkan bahwa turis wanita tersebut telah meninggalkan Maldives.

Menjadi salah satu kawasan dengan penghuni mayoritas beragama Muslim, Maldives terbilang cukup ketat menerapkan aturan berpakaian.

Tidak berselang lama, melalui akun Twitter, Mohamed Hameed selaku komisioner kepolisian Maldives meminta maaf.

Ilustrasi Pakai Bikini di Pantai (Pixabay/stokpic)
Ilustrasi Pakai Bikini di Pantai (Pixabay/stokpic)

Dunya Maumoon selaku Menteri Luar Negeri Maldives juga meminta maaf atas keributan yang terjadi. Dirinya mengatakan bahwa polisi beserta turis sama-sama melakukan kesalahan.

Petugas kepolisian dinilai kurang profesional ketika menegur turis berbikini tersebut. Sedangkan turis wanita dinilai kurang menghormati aturan berpakaian yang ada di Maldives dengan tetap nekat mengenakan bikini.

Berita Terkait

Berita Terkini