Travel

Sudah Minta Maaf, Turis Protes Wanita Haid Tak Boleh Masuk Pura Ini Dicibir

Menurut netizen, turis tersebut tetap mempertahankan pendapatnya tentang diskriminasi wanita haid dilarang masuk ke pura.

Silfa Humairah | Arendya Nariswari

Sudah Minta Maaf, Turis Protes Wanita Mens Tak Boleh Masuk Pura Ini Dicibir. (Instagram/@nataliamuchova)
Sudah Minta Maaf, Turis Protes Wanita Mens Tak Boleh Masuk Pura Ini Dicibir. (Instagram/@nataliamuchova)

Guideku.com - Belakangan, publik digemparkan dengan aksi salah seorang turis wanita yang melakukan protes karena dilarang masuk ke sebuah pura di Bali. Bukan tanpa alasan, turis wanita ini memang dilarang masuk ke salah satu pura suci di Bali karena sedang mengalami haid.

Turis wanita yang diketahui bernama Natalia Muchova ini bahkan menyatakan keberatannya terhadap kebijakan di pura tersebut lewat sebuah cuplikan video TikTok.

Dirinya bahkan mengatakan bahwa budaya datang bulan di Indonesia ini merupakan bentuk diskriminasi terhadap kaum perempuan.

Tentu saja, pernyataan Natalia Muchova ini mendadak viral dan panen hujatan dari netizen khususnya masyarakat Indonesia.

Menurut netizen, Natalia Muchova tak seharusnya berkata demikian. Pasalnya pura merupakan salah satu tempat suci yang harus dijaga kesuciannnya.

Karena merasa salah paham, dan terus menerima cibiran dari netizen, akhirnya lewat sebuah cuplikan video yang diunggahnya di Instagram Natalia Muchova akhirnya meminta maaf.

"Saya minta maaf dengan tulus jika ada kesalahan kata yang terucap, saya hanya mencoba untuk mengedukasi diri sendiri, saya juga mencoba untuk bertanya kepada warga sekitar, saya bukan orang yang tidak menghargai segala sesuatu," sebut Natalia Muchova dalam video singkat tersebut.

Sudah Minta Maaf, Turis Protes Wanita Mens Tak Boleh Masuk Pura Ini Dicibir. (Instagram/@nataliamuchova)
Sudah Minta Maaf, Turis Protes Wanita Mens Tak Boleh Masuk Pura Ini Dicibir. (Instagram/@nataliamuchova)

Namun nasi sudah menjadi bubur, netizen terlanjur meradang dan mengatakan bahwa turis tersebut tampak tetap mempertahankan opininya mengenai diskriminasi wanita yang mengalami menstruasi tak boleh memasuki pura tersebut.

"Mungkin dia ingin merasakan sensasi netizen +62," tulis salah seorang netizen dalam kolom komentar Instagram @nataliamuchova.

"Dari video TikTok itu udah jelas lu bukan share opinion. Tonton lagi deh, evaluasi, klarifikasi udah kayak YouTuber aja, berbelit-belit, just say sorry already!" imbuh netizen lainnya.

Wah, semoga aksi turis protes gara-gara dilarang masuk pura di Bali saat sedang haid ini tak terulang kembali ya.

Berita Terkait

Berita Terkini