Warga Kota Ini 'Hidup' dari Toilet, Ini Kisahnya

Toilet ini sukses mendatangkan ratusan ribu turis tiap bulan.

Dany Garjito
Selasa, 05 Februari 2019 | 16:30 WIB
Ilustrasi Toilet. (Pixabay)

Ilustrasi Toilet. (Pixabay)

Guideku.com - Siapa sangka toilet mampu mengangkat pariwisata suatu kota!

Hal itulah yang terjadi di salah satu kota kecil di Selandia Baru.

Selandia Baru populer sebagai negara asri dengan pemandangan desa yang hijau dan domba-domba lucu yang berkeliaran. Tetapi, ada satu tempat wisata aneh di Selandia Baru, yakni sebuah toilet umum!

Baca Juga: Sengaja Robohkan Candi Hampi, Sekelompok Remaja Tuai Kecaman

Berlokasi di kota kecil Kawakawa, sebuah toilet rancangan Friedensreich Hundertwasser berhasil menarik sekitar 250.000 wisatawan setiap tahunnya.

Toilet yang jadi tujuan wisata di Selandia Baru. (Instagram)
Toilet yang jadi tujuan wisata di Selandia Baru. (Instagram)

 

Daya tarik toilet rancangan Hundertwasser ini terletak pada arsitekturnya yang cantik dengan susunan batu bata bekas gedung Bank Selandia Baru yang dihancurkan, ubin yang dibuat oleh siswa di Bay of Islands College, botol kosong dan potongan beton, serta baja dan tembaga untuk menciptakan detail yang unik.

Baca Juga: Ternyata Gini Sejarah Angpau, Amplop Merah yang Selalu Ditunggu Saat Imlek

Dilansir dari News, Hundertwasser adalah seorang arsitek ternama yang berasal dari Austria. Ia pindah ke Selandia Baru pada 1970-an dan menciptakan mahakarya toiletnya pada 1999 lalu.

BACA JUGA: 6 Papan Pengumuman di Tempat Umum Kocak, Bikin Gagal Paham

Akan tetapi, toilet tersebut baru populer 20 tahun setelah dibuat, tepat ketika Hundertwasser meninggal dunia di laut pada usia 71 tahun.

Baca Juga: 5 Gaya Liburan ala Leony Trio Kwek Kwek, Sederhana tapi Tetap Elegan

Kini, banyak turis yang mengunjungi toilet karya Hundertwasser untuk sekadar berfoto di area dalam ataupun luar toilet.

BACA JUGA: Australia Liar Bung, Ular Keluar dari Lubang Toilet Gigit Pantat Orang

Toilet di Selandia Baru ini juga membuat area sekitar lebih hidup. Buktinya banyak kafe kecil bermunculan di sepanjang jalan yang dulunya rusak dan sunyi sepi.

Baca Juga: Kenyang Hemat di Tahun Baru Imlek 2019 dengan Promo Kuliner Berikut Ini

Dan daerah itu secara tidak resmi dikenal sebagai "Kota Hundertwasser".

Mungkin terdengar sedikit gila, tapi sebuah toilet benar-benar dapat mendorong kehidupan pariwisata kota kecil dan menjadi salah satu sumber mata pencaharian warga sekitar.

SUARA.com/Risna Halidi

Berita Terkait TERKINI
Supaya mudik tetap nyaman, penting untuk melakukan hal-hal berikut sepanjang perjalanan. Salah satunya melakukan peregan...
travel | 11:45 WIB
Kelima provinsi itu diprediksi menjadi daerah dengan tingkat kepadatan paling tinggi selama momen mudik Idul Fitri....
travel | 11:30 WIB
Bila sudah begitu, tentu perjalanan akan memakan waktu lebih lama karena kemungkinan jalanan kebih padat dari biasanya....
travel | 11:15 WIB
KBRI Tokyo juga secara simultan mendukung pelaksanaan Garuda Travel Fair serta mendorong pembukaan penerbangan langsung ...
travel | 11:00 WIB
Vaksinasi hanya sebatas anjuran dan sudah tidak lagi menjadi syarat wajib dalam bepergian naik KA saat mudik Lebaran 202...
travel | 10:59 WIB
Hasil survei mengungkap bahwa 4 dari 5 wisatawan peduli dengan perjalanan yang lebih ramah lingkungan....
travel | 17:09 WIB
Inilah beberapa hal menarik tentang Kamboja yang terlalu sayang dilewatkan....
travel | 13:57 WIB
Sudah beli tiket mudik Lebaran? Simak beberapa tips berburu tiket pesawat murah di bawah ini....
travel | 16:57 WIB
Banyak wisatawan berharap bisa menyaksikan langsung keindahan aurora, termasuk Rachel Vennya....
travel | 07:07 WIB
Mau naik balon udara seperti Fuji ketika liburan di Turki?...
travel | 07:34 WIB
Tampilkan lebih banyak