Keluarkan Api Abadi, Tempat Wisata Ini Dijuluki Gerbang Neraka

Melihat lebih dekat Gerbang Neraka di Turkmenistan yang menjadi destinasi wisata turis dunia.

Rendy Adrikni Sadikin | Arendya Nariswari
Kamis, 19 Juli 2018 | 10:57 WIB
Kawah gas Darvaza/Instagram @blue_and_perla.

Kawah gas Darvaza/Instagram @blue_and_perla.

Guideku.com - Gerbang Neraka, begitulah masyakarakat wilayah Turkmenistan menyebut lokasi wisata ini. Kawah gas Darvaza ini tadinya merupakan sebuah ladang gas alam yang runtuh menjadi lubang besar yang kemudian membuat tempat tersebut menjadi kawah gas alam.

Karena kawah tersebut mengandung gas metana, pada 1971 para ahli Geologi kemudian memutuskan untuk membakar kawah tersebut agar gas tidak menyebar hingga ke wilayah pemukiman warga.

Semenjak saat itu api yang ada di dalam kawah terus menyala hingga saat ini. Kawah gas Darvaza ini memiliki kedalaman kurang lebih 30 meter dengan diameter mencapai 69 meter.

Kawah gas Darvaza/Instagram @valeriyamsh.
Kawah gas Darvaza/Instagram @valeriyamsh.

Fenomena alam ini berhasil menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara untuk datang ke Kawah gas Darvaza. Terbukti, lokasi ini telah ramai dikunjungi oleh wisatawan sejak 2009.

Sebagian besar wisatawan datang ke Kawah gas Darvaza karena merasa penasaran dengan api abadi yang ada di wilayah Turkmenistan tersebut. Tak jarang beberapa wisatawan memutuskan untuk berkemah di wilayah sekitar kawah.

Kawah gas Darvaza/Instagram @jazzanova168.
Kawah gas Darvaza/Instagram @jazzanova168.

Sempat khawatir api tersebut akan menghabiskan gas di area sekitar kawah, mantan presiden Turkmenistan, Kurbanguly Berdymukhamedov pernah berencana untuk menutup dan memadamkan api di Kawah gas Darvaza pada tahun 2010.

Baca Juga: Kirab Obor Asian Games 2018 Berangkat dari Yogyakarta

Belum sempat terealisasi, di tahun 2013 peneliti bernama George Kourounis mencoba turun ke dalam Kawah gas Darvanza untuk mengambil sampel dan mempelajari, apakah ada mahluk hidup di dalam kawah tersebut.

Kawah gas Darvaza/Instagram @la_bombera_abroad.
Kawah gas Darvaza/Instagram @la_bombera_abroad.

Secara mengejutkan penelitian tersebut menunjukkan bahwa di dalam Kawah gas Darvanza terdapat jenis bakteri yang mampu bertahan di dalam suhu panas kawah.

Sampai saat ini Kawah gas Darvanza masih terbuka untuk umum. Fenomena alam yang unik ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang sedang berlibur ke Turkmenistan.

Di malam hari, Kawah gas Darvanza akan terlihat lebih indah karena cahaya apinya yang menyerupai gunung emas. Apakah kalian tertarik untuk berkunjung ke sini?

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB