Liburan Mewah saat Negara Dilanda Kemiskinan, Cucu Mantan Penguasa Dikecam

Tindakannya dinilai melukai perasaan banyak orang.

Dany Garjito
Minggu, 06 Januari 2019 | 15:00 WIB
Ilustrasi liburan mewah. (Unsplash/Oliver Sjöström)

Ilustrasi liburan mewah. (Unsplash/Oliver Sjöström)

Guideku.com - Media sosial seperti Instagram memang kerap dijadikan ajang pamer, dan itu sah-sah saja, tak ada yang melarang.

Namun lain halnya jika kamu adalah seorang figur publik dan pamer liburan mewah saat negaramu dilanda kemiskinan.

Seperti yang tengah dialami cucu mantan penguasa Kuba, Fidel Castro, yakni Tony Castro ini.

Dikutip dari Daily Mail, Tony Castro sempat membagikan beberapa foto liburan mewah di berbagai negara. Hal itu dilakukan sebelum Kuba memperingati Hari Revolusi Kuba ke-60 yang diinisiasi oleh Fidel Castro.

Ilustrasi traveler terboros di dunia. (Unsplash)
Ilustrasi traveler terboros di dunia. (Unsplash)

 

Sebagai informasi, Revolusi Kuba atau The Cuban Revolution adalah aksi pemberontakan guna menjatuhkan Presiden Kuba yang korup dan ditunggangi Amerika Serikat saat itu, yakni Fulgencio Batista y Zaldivar. Aksi ini dipimpin oleh Fidel Castro.

Sejak itu, Fidel Castro berhasil menjadi penguasa Kuba. Kehidupan pribadi keluarga Fidel Castro terbilang cukup tertutup.

BACA JUGA: Bikin Cowok Nggak Kedip, Ini 5 Gaya Liburan Vanessa Angel, Eksotis Banget!

Hingga baru-baru ini salah satu cucunya memamerkan liburan mewahnya lewat unggahan foto di Instagram, meskipun saat ini beberapa foto sudah dihapus.

Baca Juga: Sangar, di Penginapan Ini Kamu Bakal Tidur Dijaga 77 Ekor Singa

Perlu diketahui juga bahwa Kuba tengah mengalami krisis makanan. Hal tersebut disebabkan oleh embargo dari Amerika Serikat memberlakukan larangan ekspor makanan ke Kuba.

BACA JUGA: Tahun Baruan di Bali, Vanessa Angel Berendam Bareng Pacar

Tentu dengan beredarnya foto liburan mewah cucu mantan penguasa Kuba di saat kondisi negara yang memprihatinkan, hati warga Kuba seakan tercabik-cabik.

Kecaman datang dari pengguna media sosial yang peduli dengan isu ini.

"Siapa yang membayar itu semua?" tulis netizen.

"Dia memamerkan kemewahan. Padahal banyak penduduk di negaranya marak perbudakan dan kelaparan," tulis netizen lainnya.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB