Thomas Alva Edi Sound Horeg dianggap sebagai sosok yang menemukan sound horeg. (Dok. Edi Sound)
Guideku.com - Kalau kamu sering scroll TikTok atau YouTube, pasti udah nggak asing lagi sama fenomena sound horeg. Suara bass-nya yang super nendang, getarannya yang bisa bikin tanah bergoyang, sampai videonya yang sering jadi meme, semua itu udah jadi bagian dari budaya pop kita.
Tapi, pernah nggak sih kamu penasaran, dari mana sih asal-usul "monster audio" ini? Siapa sebenarnya sosok jenius (atau gila?) di balik dentuman subwoofer yang bisa bikin genteng rumah orang rontok?
Apakah ini cuma tren dadakan, atau ada sejarah panjang di baliknya? Yuk, kita telusuri bareng-bareng!
Apa Sih Bedanya Sound Horeg Sama Sound Biasa?
Sebelum kita cari penemunya, kita harus paham dulu apa itu sound horeg. Ini bukan sekadar speaker biasa yang kamu lihat di konser-konser besar. Sound horeg itu punya ciri khas:
DIY alias Rakitan Sendiri: Kebanyakan dirakit secara manual (do-it-yourself), bukan buatan pabrik ternama. Amplifier, subwoofer, sampai equalizer-nya itu hasil oprekan para teknisi lokal.
Fokus ke Bass Ekstrem: Tujuan utamanya bukan cuma suara kencang, tapi dentuman bass yang bisa "dirasakan" oleh tubuh, bukan cuma didengar.
Habitatnya di Pesta Rakyat: Kamu bakal sering nemuin "monster" ini di hajatan, karnaval desa, sound battle, sampai dangdutan keliling.
Asalnya dari Mana?
Banyak yang ngira fenomena ini asalnya dari Jawa Tengah. Ternyata salah, Gengs! "Tanah kelahiran" sound horeg sebenarnya adalah Jawa Timur, khususnya di daerah seperti Malang, Banyuwangi, Tulungagung, dan Blitar.
Fenomena ini mulai meledak sekitar awal 2010-an. Saat itu, para perakit sound lokal mulai pamer keahlian bikin sistem audio murah meriah tapi suaranya dahsyat. Acara-acara seperti sedekah bumi dan karnaval desa jadi ajang unjuk gigi mereka. Tulungagung bahkan sampai sekarang dikenal sebagai salah satu pusat "adu sound" paling bergengsi.
Baca Juga: Pinkan Mambo Curhat Capek Jualan Donat, Langsung Disemprot Raffi Ahmad: Laku Kok Ngedumel!
Jadi, Siapa 'Bapak Penemu' Sound Horeg?
Nah, ini dia bagian paling misteriusnya. Secara formal, nggak ada satu orang pun yang bisa diklaim sebagai "penemu" sound horeg.
Fenomena ini lahir dari kreativitas kolektif para teknisi dan komunitas audio di Jawa Timur. Mereka saling berbagi ilmu lewat YouTube dan forum-forum Facebook, menciptakan sebuah budaya audio yang unik.
Tapi, kalau kita mau cari sosok yang paling berpengaruh dan dianggap sebagai "maestro"-nya, ada satu nama yang selalu disebut-sebut: Edi Sound.
Kenalan Sama 'Thomas Alva Edisound Horeg'
Edi Sound, yang juga dikenal sebagai Memed Potensio, adalah teknisi audio legendaris yang bergabung dengan Brewog Audio dari Jember. Dia ini bukan sekadar tukang rakit speaker. Dia adalah seorang visioner.
Edi memulai usahanya dari garasi sederhana di Ngawi pada tahun 2003. Visinya dari awal sudah beda. Dia nggak cuma mau bikin suara keras, tapi mau menciptakan sensasi getaran fisik dari subwoofer yang super dalam.
Setelah melalui eksperimen panjang, lahirlah konfigurasi audio dengan bass yang tidak hanya kamu dengar, tapi juga bisa kamu rasakan getarannya sampai ke tulang.
Karena inovasinya yang dianggap revolusioner di kancah lokal, Edi Sound sampai dapat julukan keren: Thomas Alva Edisound Horeg. Sebuah plesetan dari nama penemu besar, Thomas Alva Edison, karena Edi dianggap sebagai penemu sistem audio yang mengubah wajah hiburan hajatan di Indonesia.
Jadi, Gengs, di balik setiap getaran sound horeg yang kamu rasakan, ada jejak kreativitas dan eksperimen dari para maestro audio lokal seperti Edi Sound. Mereka mungkin nggak terkenal di panggung nasional, tapi karya mereka sudah berhasil mengguncang (secara harfiah) seluruh negeri. Keren, kan?