Travel

Meniti Tajamnya Puncak Bebatuan di Tsingy Stone Forest

Awas, jangan sampai kamu jatuh di hutan yang satu ini!

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Tsingy Stone Forest (madacamp.com)
Tsingy Stone Forest (madacamp.com)

Guideku.com - Menjelajah hutan ditemani kanopi pepohonan lebat dan tanah yang terjal mungkin bukan hal baru. Namun, beda halnya dengan Tsingy Stone Forest di Madagaskar ini.

Sering juga disebut Tsingy de Bemaraha, hutan ini sepenuhnya terbentuk dari batuan.

Dan bukan cuma batu biasa, bebatuan yang ada di sini adalah batu kapur yang memiliki tekstur tajam menusuk layaknya pisau.

Tsingy Stone Forest (madacamp.com)
Tsingy Stone Forest (madacamp.com)

Konon, bebatuan ini dulunya terendam di bawah air sekitar dua ratus juta tahun lalu.

Setelah akhirnya muncul di permukaan, batu-batu ini mengalami erosi akibat air hujan dan menyisakan permukaan batu-batu yang tajam.

Nggak tanggung-tanggung, tinggi bebatuan di hutan batu ini mencapai sekitar 67 meter sedangkan luas areanya mencapai 595 km persegi.

Nama Tsingy sendiri berarti ''tempat di mana seseorang hanya bisa berjalan di ujung kaki''.

Tsingy Stone Forest (madacamp.com)
Tsingy Stone Forest (madacamp.com)

Namun, bukan berarti kamu harus benar-benar berjalan meniti di atas puncak bebatuan tajam ini, ya.

Sebaliknya, bagi kamu yang ingin merasakan sensasi menjelajah Tsingy Stone Forest, kamu bisa memilih tur yang telah disediakan.

Ada beberapa rute tur yang tersedia di Tsingy Stone Forest ini, mulai dari tingkat kesulitan mudah, sedang, dan paling susah.

Salah satu rute tur yang ada bahkan mengizinkanmu untuk berjalan di atas jembatan gantung yang berada di atas hutan berbatu tajam ini.

Berani mencoba?

Berita Terkait

Berita Terkini