Travel

Garuda Indonesia GA210 Tergelincir Saat Mendarat di Adisutjipto

Berikut faktanya

Angga Roni Priambodo | Amertiya Saraswati

Bandara Adisutjipto (Wikimedia)
Bandara Adisutjipto (Wikimedia)

Guideku.com - Pesawat Garuda Indonesia GA210 dengan rute penerbangan Jakarta (CGK) - Yogyakarta (JOG) tergelincir saat mendarat di Bandara Adisutjipto kemarin (25/11/2018).

Dilansir Guideku.com dari Suara.com, insiden pesawat Garuda Indonesia tergelincir tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan baik pada pesawat maupun runway.

Diperkirakan, pesawat Garuda Indonesia GA210 tersebut tergelincir karena kondisi cuaca saat itu yang sedang gerimis sehingga landasan pacu pun lebih licin dari biasanya.

Meski begitu, penyebab sebenarnya mengapa GA210 bisa sampai tergelincir hingga ujung landasan pacu masih belum diketahui secara pasti.

''Benar ada kejadian block runway. Penyebabnya kita tunggu dari pihak maskapai,'' begitu kata Awaluddin selaku VP Corporate Communication Angkasa Pura I.

Garuda Indonesia (Wikipedia)
Garuda Indonesia (Wikipedia)

 

Pesawat Garuda Indonesia GA210 tempuh waktu 32 menit lebih cepat dari jadwal

Sebelumnya, sempat pula diberitakan bahwa GA210 rute Jakarta - Yogyakarta hanya menempuh waktu penerbangan 48 menit atau 32 menit lebih cepat dari jadwal.

Informasi ini didasarkan pada data flightradar24 yang menunjukkan bahwa GA 210 melakukan take-off pukul 13.13 dan mendarat pukul 14.01. Padahal, GA210 seharusnya melakukan take-off pukul 13.00 dan mendarat pukul 14.20.

Meski demikian, Senior Manager Public Relation Garuda Ikhsan Rosan menyatakan bahwa hal tersebut sama sekali tidak berhubungan dengan insiden Garuda Indonesia GA210 tergelincir di Adisutjipto.

Penerbangan tetap berlangsung normal dan tidak ada laporan dari pilot mengenai masalah teknis.

''Nggak masalah, itu biasa terjadi (di dunia penerbangan),'' kata Ikhsan.

Tidak mengganggu jadwal penerbangan lain

Segera setelah pesawat tergelincir hingga ujung landasan pacu, pesawat GA210 pun ditarik hingga ke apron dan penumpang dapat turun seperti biasa.

Dengan demikian, operasional Bandara Adisutjipto pun tidak terganggu akibat insiden Garuda Indonesia tergelincir ini.

Berita Terkait

Berita Terkini