Travel

Uniknya Fundoshi, Celana Dalam Tradisional Jepang

Warisan leluhur untuk masa depan yang lebih baik.

Galih Priatmojo | Aditya Prasanda

(Pixabay 1209)
(Pixabay 1209)

Guideku.com - Fundoshi, celana dalam tradisional khas Jepang ini kerap digunakan untuk membalut bagian sensitif di area bawah perut.

Sebelum celana dalam modern menginvasi Negeri Matahari Terbit, sekitar 100 hingga 150 tahun lalu, fundoshi begitu populer di kalangan masyarakat Jepang.

Di zaman edo, bahkan tak sedikit masyarakat yang hanya mengenakan fundoshi sembari bekerja, seperti penjual ikan, tukang kayu, pengrajin dan para pedagang.

Hari ini, kita dapat melihat fundoshi dikenakan dalam beragam festival kebudayaan di Jepang dan dipergunakan atlet sumo saat berlaga.

(Wikipedia Hayakawa Kyuukei)
(Wikipedia Hayakawa Kyuukei)

 

Belakangan, celana dalam tradisional ini digalakkan kembali oleh Asosiasi Fundoshi Jepang yang mendesain fundoshi dengan kemasan modern.

Fundoshi modern dibuat tanpa menggunakan karet sama sekali sehingga menghindarkan  pinggang dan selangkangan dari rasa sakit dan tertekan.

Konon fundoshi modern juga dapat mengurangi ruam, gatal, memperlancar aliran darah dan kalenjar getah bening serta membuat tidur lebih nyenyak.

Gimana kamu tertarik mencoba sehari mengenakan fundoshi?

Berita Terkait

Berita Terkini