Travel

Serba-Serbi Karapan Sapi Brujul, Pesta Rakyat Probolinggo

Tak sebatas pesta rakyat, ada banyak pertanyaan yang tak tuntas di event tahunan ini.

Dany Garjito | Aditya Prasanda

(Instagram Livyah 08)
(Instagram Livyah 08)

Guideku.com - Saat musim tanam di Kecamatan Wonoasih, Probolinggo dimulai, area persawahan akan digenangi air sebelum dibajak dan ditanami padi.

Petani setempat lantas memanfaatkan kondisi ini untuk mengadakan gelaran Karapan Sapi Brujul. Bagi masyarakat Wonoasih, karapan sapi merupakan event suka cita menyambut periode tanam baru.

(Instagram Livyah 08)
(Instagram Livyah 08)

 

Potensi wisata ini lantas dikembangkan Pemerintah Probolinggo dengan melakukan promosi karapan sapi secara gencar-gencaran.

Karapan sapi yang tadinya terbatas hanya diikuti peserta lokal Probolinggo, kini diikuti peserta dari kota-kota lain macam Pasuruan, Lumajang hingga Bondowoso.

Mereka hadir dengan semangat merengkuh trofi Piala Gubernur Jawa Timur.

(Instagram Indi Jalan Jalan)
(Instagram Indi Jalan Jalan)

 

Setiap tahunnya, event karapan sapi nan meriah ini diadakan di areal persawahan di Jalan KH Syafii, Kelurahan Jrebeng Kidul, Wonoasih, Probolinggo.

Saat turnamen berlangsung, air dan lumpur memenuhi petak tanah seluas 175 x 35 meter. Dan kerumunan warga dengan antusias bersuka cita, bermandikan lumpur menyimak jalannnya turnamen karapan sapi berlangsung.

Meski demikian, catatan khusus untuk event ini menyoal derita sapi-sapi yang dilecut sepanjang 'pesta rakyat' berlangsung tentu tak bisa serta merta dilepaskan begitu saja.

Maka pertanyaan selanjutnya, mungkinkah gelaran serupa diadakan tanpa harus menyiksa mahluk hidup lain? Menurutmu?

Berita Terkait

Berita Terkini