Travel

Ibu Ini Terancam Kena Denda Usai Anaknya Ambil Batu Kerikil di Pantai

Padahal sudah jelas tertulis, turis dilarang mengambil kerikil di pantai ini.

Vika Widiastuti | Arendya Nariswari

Ilustrasi batu kerikil di pantai. (Pixabay/Free-photos)
Ilustrasi batu kerikil di pantai. (Pixabay/Free-photos)

Guideku.com - Bicara tentang pantai, belum lama ini ada sebuah peristiwa yang sempat jadi sorotan publik.

Ya, di Provinsi Shandong, China diketahui ada seorang ibu yang dikenai sejumlah denda gara-gara anaknya membawa pulang batu kerikil pantai sebagai suvenir.

Dilansir Suara.com dari laman Shanghaiist, Minggu (11/8/19), peristiwa itu terjadi di Pulau Changdao, Yantai, China.

Tempat ini dikenal memiliki hamparan pantai dan pulau paling cantik di China.

Salah satu daya tarik pantai di wilayah Yantai ialah kerikil pantainya yang berbentuk bulat.

Tak heran jika destinasi wisata pantai di China ini selalu ramai dikunjungi turis dan warga lokal. 

Ilustrasi batu kerikil di pantai. (Pixabay/Priscilla Du Preez)
Ilustrasi batu kerikil di pantai. (Pixabay/Priscilla Du Preez)

Dalam video yang beredar, sang ibu tampak ketakutan ketika ditegur oleh seorang petugas pantai.

Petugas ini berkata, bahwa putrinya harus meninggalkan batu kerikil yang diambil dari pantai tersebut.

"Dengan biaya masuk 140 yuan (Rp 280 ribu) harusnya aku bisa mengambil satu batu," ungkap sang ibu.

Namun sayang, argumen ibu ini gagal meluluhkan hati sang petugas pantai.

Sebenarnya, di pantai ini telah ada papan peringatan yang melarang pengunjung untuk tidak mengambil batu kerikil di pantai.

Pada bulan Oktober lalu, peraturan terkait pencurian batu kerikil telah diterapkan oleh otoritas setempat.

Disebutkan bahwa, jika seorang turis ketahuan membawa kerikil pantai akan dikenai denda hingga 20.000 yuan atau setara dengan Rp 40 juta.

Berita Terkait

Berita Terkini