Travel

Bule Ngomong Bahasa Lokal Terdengar Aneh, Ternyata Ini Alasannya

Tulisan dan pelafalan ternyata tak selalu sama lho, travelers.

Silfa Humairah

Perempuan hobi traveling. (Pixabay/Pexels)
Perempuan hobi traveling. (Pixabay/Pexels)

Guideku.com - Ketertarikan turis terhadap suatu tempat kadang membuatnya ingin belajar bahasa lokal agar bisa berbaur. Pasalnya, traveling akan terasa lebih mudah dan nyaman ketika kita mampu berbahasa lokal asli penduduk sekitar.

Eits, tapi tunggu dulu, apa kalian sudah betul-betul berkomunikasi dengan bahasa lokal yang baik dan benar?

Atau justru makin apes dan bikin warga lokal bingung karena kalian salah menyebutkan sebuah kalimat?

Daripada bingung, yuk intip fakta-fakta yang telah dirangkum Guideku.com dari Bolsover Cruise Club berikut ini.

1. Pahami bahasa lokal secara mendalam, jangan instan!

Biasanya wisatawan selalu menganggap bahasa lain mudah dipahami dan hanya membawa buku sebagai pedoman mereka ketika berjalan-jalan ke luar negeri.

Akibat mempelajari bahasa lokal secara instan mengakibatkan pelafalan lidah dalam pengucapan menjadi terkadang salah arti dan terdengar lucu.

Coba untuk belajar bahasa lokal jauh hari sebelum berangkat ke luar negeri untuk mengetahui secara jelas pengucapan kalimat yang benar.

2. Jangan memaksakan diri mengucapkan bahasa lokal negara lain dengan negara tempat asalmu berada

Jangan coba-coba mengucapkan kalimat bahasa lokal negara lain dengan bahasa negara asalmu.

Bukan tanpa alasan, hal ini akan membuat arti dari kalimat bahasa lokal tersebut jadi berbeda.

Contohnya saja kalimat Phuket yang kemudian sering diucapkan 'Poo-ket,' cukup terdengar aneh dan kurang sopan bukan? Jadi ada baiknya kalian mencoba menyesuaikan frasa yang berlaku di negara yang akan kamu kunjungi nantinya.

3. Beda negara, beda pengucapan bahasa inggris

Meskipun bahasa inggris merupakan bahasa internasional, tampaknya masih ada sejumlah negara yang memiliki pengucapan dialek berbeda.

Pengucapan bahasa inggris di beberapa negara seperti Slovenia, Kroasia serta Makedonia cukup membuat bingung wisatawan. Jadi kalian wajib sabar dan dengarkan baik-baik ya travelers.

Top 10 Most Difficult Language. (Bolsover Cruise Club)
Top 10 Most Difficult Language. (Bolsover Cruise Club)

4. Landmark yang paling sulit diucapkan

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa banyak dari wisatawan yang merasa kesulitan dalam mengucapkan beberapa landmark di dunia.

Penelitian membuktikan 98 persen wisatawan merasa kesulitan dalam mengucapkan Eyjafjallajökull di Islandia.

Hardest Landmarks to Pronounce. (Bolsover Cruise Club)
Hardest Landmarks to Pronounce. (Bolsover Cruise Club)

Disusul sejumlah landmark dari berbagai negara yang sering salah diucapkan di antaranya Sungai Chao Phraya (74 persen), Khao San Road (57 persen), Acr de Triomphe (46 persen) dan masih banyak lagi. Duh, cukup rumit ya, jadi harus banyak-banyak belajar nih.

Nah, itu tadi fakta turis sering salah sebut dalam bahasa asing. Apakah kamu juga salah satu dari mereka yang sering salah mengucapkan kalimat dalam bahasa lokal negara lain? (Arendya Nariswari)

Berita Terkait

Berita Terkini