Travel

Salut, 5.000 Relawan Ini Berhasilkan Pulihkan Lautan Sampah di Teluk Manila

Teluk Manila jadi kian cantik dan bersih.

Angga Roni Priambodo | Arendya Nariswari

Ilustrasi lautan sampah (Pixabay/MonicaVolpin)
Ilustrasi lautan sampah (Pixabay/MonicaVolpin)

Guideku.com - Teluk Manila terkenal memiliki pantai kotor dan tercemar akibat banyaknya warga yang membuang sampah di laut.

Bahkan kotornya kualitas air di beberapa zona Teluk Manila ini mencapai angka 100 juta kali.

Angka ini menunjukkan bahwa seseorang sangat tidak aman untuk berenang di perairan Teluk Manila.

Bahkan, selama musim hujan, ombak turut membawa sampah-sampah ini ke pantai.

Pantai yang tadinya bersih dan indah, kini berubah menjadi lautan sampah.

Keadaan semakin memburuk tatkala saluran air di Teluk Manila tertutup oleh sampah yang menggunung.

Teluk Manila dengan tumpukan sampah yang menggunung. (Instagram/@jekkipascual)
Teluk Manila dengan tumpukan sampah yang menggunung. (Instagram/@jekkipascual)

 

Fenomena lautan sampah mengerikan ini telah terjadi selama bertahun-tahun.

Mirisnya lagi banyak warga Teluk Manila yang kemudian mencoba terbiasa dengan keadaan kotor tersebut.

Hingga akhirnya, 27 Januari 2019 lalu Departemen Lingkungan dan Sumber Daya Alam memimpin 5.000 relawan yang bertekad untuk ikut membersihkan Teluk Manila.

Memiliki julukan ''The Battle For Manilla Bay'' relawan berhasil menghilangkan total 49,59 ton sampah di hari pertama, menurut Metropolitan Manila Development Authority (MMDA).

Operasi besar-besaran ini bahkan telah menghabiskan biaya sebesar 46 miliar peso Filipina atau setara dengan

Mereka turut membersihkan saluran air yang sempat tercemar akibat banyaknya sampah.

Pemerintah Filipina bahkan siap memberikan denda berlipat bagi perusahaan di sekitar lokasi yang membuang limbah ke laut.

Usai dibersihkan, panorama Teluk Manila terlihat sangat indah dan menakjubkan.

Panorama indah Teluk Manila setelah dibersihkan. (Instagram/@irismae26)
Panorama indah Teluk Manila setelah dibersihkan. (Instagram/@irismae26)

 

Tak sedikit orang-orang yang datang ke Teluk Manila untu melihat matahari tenggelam kala senja tiba.

Proyek ini dikabarkan tak hanya akan berjalan satu kali saja nih travelers.

Setelah ini, pemerintah kembali akan mengajak 5.700 relawan untuk lebih banyak lagi melakukan pembersihan setiap minggunya.

Aksi kerja bakti membersihkan Teluk Manila ini menjadi bukti bahwa sebenarnya bisa membuat perbedaan.

Jika memang manusia bisa melakukan kerusakan parah terhadap lingkungan, diharapkan kita mampu terinspirasi dan ikut memulihkan dunia.

Layaknya pepatah 'tidak ada yang bisa melakukan segalanya, tetapi semua orang bisa melakukan sesuatu.'

Wah, aksi bersih-bersih Teluk Manila ini ada baiknya segera dicontoh oleh semua penduduk dunia tak terkecuali Indonesia ya.

Berita Terkait

Berita Terkini