Travel

Safety Belt Roller Coaster Tak Terpasang Sempurna, Anak Ini Nyaris Celaka

Sempat berteriak, sang anak awalnya dikira hanya bercanda.

Dany Garjito | Arendya Nariswari

Ilustrasi roller coaster. (Pixabay/dlohner)
Ilustrasi roller coaster. (Pixabay/dlohner)

Guideku.com - Belum lama ini seorang ibu dibuat panik usai mengetahui anaknya hampir celaka karena operator roller coaster gagal mengencangkan safety belt alias sabuk pengaman.

Kedua anak dari ibu yang diketahui bernama Nicola Ley ini sempat berteriak saat menaiki roller coaster.

Di awal Nicola Ley mengira bahwa kedua anaknya berteriak karena mungkin mereka sedang bercanda atau main-main.

Dilansir Guideku.com dari laman Mirror, kedua anak ini berada dalam roller coaster setinggi 50 kaki di atas tanah.

Petugas operator roller coaster langsung menarik kereta menuju stasiun pemberhentian.

Kedua anak perempuan ini gemetar saat tibat di stasiun pemberhentian.

Mereka menangis dan saling peluk karena sangat takut ketika mengetahui sabuk pengaman mereka tidak terpasang sempurna.

''Ini adalah pertama kali saya membiarkan mereka untuk menaiki wahana bermain yang diinginkan mereka,'' ungkap Ley.

Roller Coaster Queen Bee. (YouTube)
Roller Coaster Queen Bee. (YouTube)

 

''Mereka hampir berakhir cacat atau mati setelah hampir jatuh naik rollercoaster anak-anak karena operator mengabaikan mereka sepenuhya,'' imbuhnya.

Meski laju roller coaster tergolong lambat, wahana ini bisa membuat anak-anak tersebut terjatuh dan cidera karena berada di tempat yang cukup tinggi.

Diketahui, peristiwa ini terjadi di taman bermain Bottons Pleasure Beach.

Ley turut gementar dan merasa marah ketika mengetahui anaknya hampir celaka karena kelalaian operator Roller Coaster Queen Bee tersebut.

Operator roller coaster tersebut sempat menawarkan diri untuk mengembalikan sejumlah uang sebagai permintaan maaf.

Akhirnya Ley bertemu dengan manajer taman tersebut.

Pihak taman bermain meminta maaf atas kejadian tak mengenakan tersebut dan akan memberi sanksi staf operator yang bersangkutan.

Beruntung, kedua anak perempuan Ley berhasil turun dari roller coaster dengan selamat meskipun sebenarnya mereka merasa sangat trauma.

''Tolong ketika kamu berkunjung ke taman bermain dengan wahana serupa bersama anak-anakmu tolong waspadalah,'' sebut Ley.

Hingga kini, pihak taman bermain masih enggan memberikan komentar terkait peristiwa roller coaster yang menimpa kedua anak tersebut.

Duh, semoga kejadian berbahaya di roller coaster ini tak terulang kembali ya, travelers.

Berita Terkait

Berita Terkini