Travel

Gara-gara Namanya Dinilai Nyeleneh, Pria Ini Tak Bisa Bikin Papor

Padahal pria ini ingin sekali liburan keliling Asia lho, sedih.

Dany Garjito | Arendya Nariswari

Ilustrasi paspor. (Unplash/Agus Dietrich)
Ilustrasi paspor. (Unplash/Agus Dietrich)

Guideku.com - Paspor merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang dan berlaku untuk perjalanan antar negara. Jadi tak heran jika paspor ini wajib dimiliki seseorang yang hobi traveling.

Belum lama ini publik dikejutkan dengan kisah seorang pria yang gagal alias tak bisa membuat paspor gara-gara namanya sendiri.

Dilansir GuideKu.com dari laman Independent, Rabu (7/8/19) bahkan pria ini sudah tiga kali ditolak saat membuat paspor di Inggris.

Bukan tanpa alasan, ternyata paspor tersebut tak dapat dibuatnya karena namanya dinilai terlalu vulgar dan kasar.

Ya, ternyata nama lengkap dari pria ini ialah Kenny Fu-Kennard. Kalau dilafalkan dengan bahasa Inggris, Anda tentunya sudah tak asing lagi bukan dengan istilah ini?

Usut punya usut ternyata pria berusia 33 tahun ini sebenarnya memiliki nama asli yakni Kenny Kennard.

Tetapi, beberapa tahun yang lalu, Kennard memutuskan untuk mengubah namanya jadi Fu-Kennard.

Lalu apa lasan Kenny mengubah nama belakangnya?

"Hidup terlalu singkat, jangan sampai jadi membosankan. Saya memilih nama tersebut karena lucu dan berbeda dari orang lain," tutur Kenny.

Seumur hidupnya, Kenny sendiri telah 3 kali mengganti namanya. Mulai dari Kenny Kennard, Coco Kennard sampai Kenny Fu-Kennard.

Ilustrasi paspor. (Pixabay/Jackmac34)
Ilustrasi paspor. (Pixabay/Jackmac34)

 

Ajaibnya, Kenny tetap bisa mendapatkan surat izin mengemudi lho.

Namun sayang, Kenny ditolak untuk membuat paspor karena namanya terlalu vulgar.

Home Office, departemen pemerintah di Inggris yang menaungi imigrasi ternyata juga memiliki alasan mengapa mereka menolak Kenny.

"Menurut pedoman resmi Home Office, pemohon paspor tidak boleh memiliki nama yang menyebabkan kemarahan dan pelanggaran."

"Termasuk di dalamnya ada penggunaan kata-kata makian, eksplisit seksualitas, konotasi agama yang tidak pantas, vulgar, menyinggung, memanfaatkan nama orang lain dan nama yang menimbulkan kekhawatiran publik," sebut situs resmi di Home Office.

Padahal Kenny mengira namanya itu akan lucu, dan teman-teman dekatnya juga setuju serta merasa tidak masalah dengan perubahan yang dilakukannya.

Kenny sendiri sebenarnya sangat ingin traveling ke berbagai destinasi wisata di Asia seperti salah satunya Kamboja.

"Yah, saya masih bisa menghabiskan waktu luang dengan memberi makan rusa dan bermain di pinggir pantai. Sedih memang tak bisa ke luar negeri, tapi saya tetap akan mempertahankan nama. Saya suka nama Fu-Kennard," imbuh Kenny.

Berita Terkait

Berita Terkini