Travel

Asyik Berenang saat Kota Lockdown, Wanita Ini Ditangkap di Kolam Renang

Tamu lain saja masih anteng di kamar, ini malah ngadem di kolam renang.

Silfa Humairah

Ilustrasi kolam renang. (Pexels/rawpixel.com)
Ilustrasi kolam renang. (Pexels/rawpixel.com)

Guideku.com - Self quarantine diimbau kepada masyarakat di seluruh dunia untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

Peningkatan status wabah virus corona yang menjadi pandemi memaksa sejumlah pemerintah di berbagai negara pun memberlakukan kebjiakan lockdown dan mengajurkan warganya untuk tetap berada di rumah. Meski begitu masih ada saja warga nakal yang tidak mau diatur. Misalnya saja wanita asal Inggris ini.

Dia ditangkap polisi karena tidak mau mengikuti imbauan pemerintah untuk tetap berada di rumah demi mencegah penyebaran virus lebih meluas dilansir Guideku.com dari Keepo.me.

Ilustrasi Berenang (Pixabay/Ben_Kerckx)
Ilustrasi Berenang (Pixabay/Ben_Kerckx)

Wanita tersebut ditangkap polisi ketika berada di kolam renang hotel Tenerife, Spanyol, dalam keadaan masih berbikini. Wanita itu ditangkap karena dituduh melanggar aturan lockdown yang diberlakukan negara tersebut sebagai bentuk upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Penangkapan tersebut bermula ketika seorang petugas polisi melihat ada seorang wanita yang berenang di kolam. Segera setelah itu, dia lantas menanggalkan pakaiannya dan melompat ke kolam untuk menangkap wanita tersebut.

"Yang saya tahu adalah bahwa pria yang melompat untuk memaksanya keluar adalah seorang polisi. Ia melepaskan celananya di tepi kolam sebelum melompat," kata salah seorang saksi seperti dikutip dari Mirror.

Peristiwa penangkapan wanita tersebut bahkan sempat terekam kamera video, dan menjadi viral setelah dibagikan di Facebook oleh salah seorang tamu hotel.

"Benar-benar mengejutkan, memalukan baginya," komentar netizen di Facebook.

Jadi, bukan hanya berkeliaran di jalan dan di tempat umum lainnya, ke kolam renang pun juga dilarang di negara tersebut.

 

Berita Terkait

Berita Terkini