SCROLL UNTUK MEMBACA ARTIKEL

Bagikan ke Whatsapp
bagikan ke WA
Sabtu, 25 November 2023 | 15:30 WIB

Tentang Gunung Prau, Objek Hiking Awkarin dan Dara Arafah

Caca Kartiwa
Karin Novilda (Awkarin) saat mendaki Gunung Prau (Instagram/ @narinkovilda)
Karin Novilda (Awkarin) saat mendaki Gunung Prau (Instagram/ @narinkovilda)

Guideku.com - Baru-baru ini, Dara Arafah dan Karin Novilda (Awkarin), berbagi momen petualangan mereka mendaki Gunung Prau.

Untuk Karin, ini merupakan kali pertama ia mencoba mendaki gunung, dan pilihannya jatuh pada keindahan Gunung Prau setelah berdiskusi dengan sahabatnya.

Dalam gaya yang khas, keduanya kuat mendaki hingga puncak gunung, membawa sejumlah peralatan dan tas carier yang tak kecil, sebagaimana dibagikan oleh Karin di akun Instagram pribadinya.

Baca Juga: Observatorium Bosscha, Bandung: Harga Tiket dan Jadwal Kunjungan Malam

Gunung Prau terletak di empat kabupaten berbeda, yaitu Kendal, Wonosobo, Banjarnegara, dan Batang.

Meski ukurannya sedang dan rutenya relatif sederhana, Prau menjadi destinasi favorit bagi para pendaki yang ingin menjelajahi alam. Pemandangan matahari terbenam dan matahari terbit di sini juga tak boleh dilewatkan!

Meskipun tujuan utama berkunjung ke Gunung Prau adalah mencapai puncaknya, sebagian besar pendaki hanya bisa mencapai pos perkemahan yang menjadi lokasi paling populer di Prau. Ini disebabkan oleh rute yang lebih sulit menuju puncak.

Baca Juga: Karang Setra Waterland Bandung: Harga Tiket, Jam Buka, dan Wahana, Opsi Liburan Akhir Tahun

Suhu di puncaknya cukup dingin, bahkan di musim panas, dan beberapa kristal es bahkan terbentuk di pagi hari.

Tidak hanya itu, beberapa area di bukit Prau juga dihiasi oleh bunga edelweis yang memukau.

Gunung Prau memang terkenal sebagai destinasi mendaki yang populer.

Baca Juga: Orchid Forest Cikole: Lokasi, Harga Tiket, dan Jam Operasional, Opsi Isi Liburan Akhir Tahun

Ada dua rute pendakian yang berbeda, dan gunung ini dilengkapi dengan beberapa pos pemantauan.

Rute pertama, jalur utara, terletak di Kabupaten Kendal, di Desa Kenjuran, dan memakan waktu sekitar 6 jam menuju pos perkemahan.

Meskipun jalur ini memiliki sedikit kemiringan, pemandangan alam yang memukau bisa dinikmati.

Sementara itu, jalur selatan lebih ramai karena dekat dengan Dataran Tinggi Dieng. Dimulai dari Desa Patak Banteng, jalur ini menawarkan pemandangan lebih mudah dan suasana yang lebih baik.

Waktu tempuhnya lebih singkat, hanya sekitar 3 jam menuju pos perkemahan.

Selama perjalanan, terdapat beberapa pos pantau untuk istirahat, dan petugas selalu siap membantu.Pos perkemahan menjadi tempat bagi para pendaki untuk menikmati berbagai kegiatan, seperti jalan-jalan dan berkemah.

Tempat ini cukup populer, sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan matahari terbenam dan matahari terbit yang menakjubkan.

Untuk waktu terbaik berkunjung, bulan Desember hingga Januari dianggap ideal, di mana matahari terbit tampak lebih indah.

Beberapa objek wisata terdekat yang bisa dikunjungi setelah mendaki Gunung Prau antara lain Teater Dataran Tinggi Dieng, Candi Arjuna, dan Kawah Sikidang.

Dengan jarak sekitar 24,2 km dari Kota Wonosobo, perjalanan ke Gunung Prau dapat ditempuh dalam waktu sekitar 50 menit.

Salah satu titik awal trekking yang populer adalah Desa Patak Banteng, jalur selatan.

Untuk tempat menginap, King's Dieng Hotel dan Hotel Budjono menjadi pilihan yang dapat dipertimbangkan untuk menikmati kenyamanan setelah petualangan mendaki yang melelahkan di Gunung Prau.

 

Tag

Berita Terkait

Terpopuler

travel

Terkini

Load More
Ikuti Kami