Pameran Pakaian Korban Kecelakaan Kereta Tuai Kritikan, Ini Kata ProRail

Pameran kontroversial penyulut pro dan kontra.

Dany Garjito | Aditya Prasanda
Kamis, 11 April 2019 | 20:00 WIB
(Pixabay Fotoworkshop4you)

(Pixabay Fotoworkshop4you)

Guideku.com - Dibanjiri kritikan pasca menampilkan replika pakaian rusak dan sobek milik korban yang tewas dan terluka akibat kecelakaan kereta, perusahaan infrastruktur kereta asal Belanda, ProRail kukuh menggelar kampanye 'Victim Fashion'.

Replika pakaian yang disuguhkan secara online tersebut merupakan kampanye keselamatan bagi pengguna kereta api. Konon, ProRail membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk mencanangkan kampanye tersebut

Dalam kampanyenya, ProRail menampilkan kemeja, jaket, gaun serta item pakaian korban kereta lainnya dalam keadaan rusak dan sobek. Tak sebatas visual, foto-foto yang ditampilkan pada situs ProRail juga disertakan keterangan soal penyebab kecelakaan yang menimpa si empu pakaian.

Baca Juga: Bantu Penderita Kejang di Kereta, Kisah Menginspirasi Ini Jadi Viral

Pro dan kontra pun bermunculan pasca kampanye ini digalakkan, tidak sedikit masyarakat yang melayangkan protes sebab menilai kampanye tersebut terlalu menyeramkan dan cenderung membuat korban serta keluarga korban sulit beranjak dari trauma.

(Pixabay Didgeman)
(Pixabay Didgeman)

 

Dibanjiri kritikan, otoritas ProRail yang tak lantas mengendurkan niat, justru kukuh menjalankan kampanye tersebut. Tingginya angka korban tewas dan terluka akibat kecelakaan kereta di Belanda menjadi alasan utama kampanye ini terus mereka galakkan.

Baca Juga: Ngeselin, Aksi Penumpang KRL Ini Bikin Kereta Tak Kunjung Berangkat

Laporan BBC menyebut jumlah korban di sekitar rel kereta Belanda naik hingga tiga kali lipat sejak tahun 2016.

''Wajar dalam setiap kampanye nan konfrontatif, pro dan kontra bermunculan,'' tanggap Juru bicara ProRail, Jaap Eikelboom menanggapi reaksi keras terkait kampanye tersebut.

Ia menambahkan, ''Kami justru merasa kampanye ini berhasil, sebab kemudian orang-orang mendiskusikannya. Semua dilakukan agar dapat mengurangi angka kecelakaan yang begitu tinggi,'' tutup Jaap Eikelboom.

Baca Juga: Jauh dari Kata Modern, Begini Kereta Gantung Kuno ala Jepang

Berita Terkait TERKINI
Film Tekken 2 Kazuyas Revenge ini akan menghiasi layar kaca di bioskop Trans TV malam ini, Selasa (26/12/2023) pukul 23....
event | 14:48 WIB
Jadwal bioskop Trans TV malam ini, Selasa (26/12/2023) akan menayangkan film Greenland pada pukul 21.00 WIB....
event | 14:35 WIB
Jadwal bioskop Trans TV malam ini, Minggu (25/12/2023) akan menayangkan film bergenre action/mandarin rilis tahun 2016 b...
event | 15:12 WIB
Berikut sinopsis film Batman v Superman: Dawn of Justice yang akan menghiasi layar kaca di bioskop Trans TV malam ini, M...
event | 14:59 WIB
Film Hacksaw Ridge ini dijadwalkan akan tayang di bioskop Trans TV malam ini, Minggu (24/12/2023) pukul 23.30 WIB....
event | 20:18 WIB
Film Hellboy (2019) akan menghiasi layar bioskop Trans TV hari ini, Minggu (24/12/2023) pukul 21.30 WIB. Film ini bergen...
event | 19:49 WIB
Film bergenre action yang dirilis tahun 2011, dan disutradarai oleh Olivier Megaton, yakni Colombiana dijadwalkan tayang...
event | 08:35 WIB
Film Wonder Woman (2017) akan tayang di bioskop Trans TV malam ini, Jumat (22/12/2023) pukul 21.30 WIB. Dibintangi Gal G...
event | 08:17 WIB
Mengikuti kisah Harley Quinn yang, setelah putus dengan Joker, dihadapkan pada ancaman Roman Sionis, penguasa kejahatan ...
event | 09:06 WIB
Film aksi thriller Anna akan tayang dalam jadwal bioskop Trans TV hari ini, Kamis (21/12/2023) pukul 23.00 WIB....
event | 06:30 WIB
Tampilkan lebih banyak