Food

Terungkap Harga Minyak Goreng di Korea, Warganet: Lebih Murah di Sana

Ternyata harga minyak goreng di Korea tak semahal yang dibayangkan.

Arendya Nariswari | Hiromi Kyuna

Ilustrasi minyak goreng. (Pixabay/Hans)
Ilustrasi minyak goreng. (Pixabay/Hans)

Guideku.com - Minyak goreng merupakan salah satu bahan wajib yang ada di dapur. Tak heran, banyak orang rutin memasukkan minyak goreng di dalam daftar belanja bulanan.

Di Indonesia, harga minyak goreng memang variatif. Namun, umumnya minyak goreng dibanderol dengan harga kurang dari Rp20 ribu per liter.

Lantas bagimana dengan di luar negeri seperti Korea Selatan? Seorang pria Indonesia yang bekerja di Korea Selatan pun menginfokan tentang hal ini pada warganet.

Melalui akun TikTok @rofiqkompak1, informasi harga minyak goreng di Korea Selatan dibagikan. Pria ini mengunjungi sebuah toko kelontong untuk membeli minyak goreng.

Ia kemudian menunjukkan satu botol minyak kedelai dengan harga 4.900 Won atau sekitar Rp62 ribu. Minyak kedelai tersebut berukuran 1,8 liter.

Harga minyak goreng di Korea Selatan (TikTok @rofiqkompak1)
Harga minyak goreng di Korea Selatan (TikTok @rofiqkompak1)

Botol plastik yang digunakan untuk mengemas minyak itu pun terlihat cukup tebal dan kokoh. Selain minyak kedelai ada pula minyak jagung seharga 5.950 Won atau sekitar Rp75 ribu dengan ukuran 1,8 liter.

Rofiq mengatakan dirinya lebih sering membeli minyak kedelai ketimbang minyak jagung untuk menggoreng makanan. Pasalnya, harga minyak kedelai lebih murah dan lebih sering promo.

Video ini pun menarik banyak perhatian warganet. Ratusan komentar memenuhi unggahan ini.

"Ternyata harganya nggak jauh beda ya. Di Indonesia minyak jagung satu liter aja Rp78 ribu. Murahan sana berarti ya," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Harga segitu soalnya bukan minyak goreng dari kelapa sawit. Di sini kalo minyak jagung dan minyak kedelai juga segituan harganya," ujar warganet ini.

"Standar lah saya sering beli minyak jagung, canola, kedelai. Emang segituan harganya, malah mahalan di Indonesia," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Sementara itu, hingga Kamis (20/5/2021), video ini sudah ditonton puluhan ribu kali di TikTok.

Berita Terkait

Berita Terkini