Travel

Kocak dan Miris, 7 Efek Gelombang Panas di Berbagai Negara

Berbagai negara merespons sengatan mengerikan yang melanda paruh akhir 2018 ini.

Rendy Adrikni Sadikin | Aditya Prasanda

Ilustrasi efek gelombang panas (express.co.uk)
Ilustrasi efek gelombang panas (express.co.uk)

Guideku.com - Gelombang panas yang menyerang sebagian besar wilayah Eropa dan beberapa negara di belahan dunia lainnya menyebabkan beragam derita.

Panas menyengat berkisar 37 hingga 40 derajat Celcius itu tak hanya menelan ribuan korban namun juga menyebabkan banyak orang terhambat ruang geraknya.

Namun siapa sangka, di beberapa negara, gelombang panas dapat mendulang uang. Kok bisa?

Berikut Guideku.com merangkum 7 efek gelombang panas di berbagai negara:

1. Ikan-ikan mati di Swiss

Ilustrasi ikan mati (euronews)
Ilustrasi ikan mati (euronews)

Swiss juga menjadi salah satu negara yang diserang gelombang panas.

Suhu panas yang teramat menyebabkan 1 ton ikan mati di sungai-sungai Swiss.

Salah satu sungai yang merasakan efek mematikan itu yakni Sungai Rhine.

Suhu di sungai itu bahkan tercatat mencapai 27 derajat Celcius.

2. Anak-anak mandi air mancur di Paris

Ilustrasi anak mandi air mancur (safebee)
Ilustrasi anak mandi air mancur (safebee)

Tak hanya Swiss, gelombang panas yang menyerang sebagian besar wilayah Eropa juga melanda Perancis.

Akibat gelombang panas ini, anak-anak dengan riang bermain air mancur di tengah kota Paris.

3. Masak telur kala siang terik di Jepang

Akhir Juli lalu, gelombang panas yang melanda Jepang menewaskan 65 orang sementara lebih dari 22.000 orang lainnya dilarikan ke rumah sakit.

Gelombang panas tersebut bahkan tercatat menyentuh angka 41,1 derajat Celcius.

Saking panasnya, seorang warga, Fabricio Tadashi merespon gelombang panas dengan mencoba memasak telur setengah matang di bawah terik matahari, dan bisa.

Video yang diunggah Tadashi itu bahkan ditonton lebih dari 800 ribu kali.

4. Warga Korsel mandi bareng di kolam ombak

Warga Korea Selatan mandi bareng gara-gara gelombang panas (washingtonpost)
Warga Korea Selatan mandi bareng gara-gara gelombang panas (washingtonpost)

Demi mengurangi gelombang panas yang mereka rasakan, warga Korea Selatan bahkan rela mandi bareng di kolam ombak.

Di Korsel, gelombang panas nyaris mencapai 40 derajat Celcius.

5. Tidur di Supermarket Finlandia

Ilustrasi tidur di supermarket (brainsharper)
Ilustrasi tidur di supermarket (brainsharper)

Sebuah supermarket di Helsinki, Finlandia berbaik hati mengundang 100 pelangannya menginap di area perbelanjaan.

K-Supermarket memberikan kesempatan bagi para pelanggannya untuk menyejukkan badan kala gelombang panas menyerang.

Para pengunjung dapat berbaring bahkan tidur bermodal suhu yang sejuk.

6. Bom dan ranjau Perang Dunia II ditemukan di Jerman

Ilustrasi penemuan bom (thelocal.de)
Ilustrasi penemuan bom (thelocal.de)

Gelombang panas yang melanda Eropa menyebabkan sungai-sungai di Jerman kering kerontang.

Akibatnya, beberapa bom, granat, ranjau dan peninggalan Perang Dunia II yang sempat ditenggelamkan di sungai kini bermunculan.

Kepolisian setempat bahkan mewanti-wanti warga agar berhati-hati melintasi area sungai kering.

Di Jerman, lebih dari 2.000 ton amunisi yang belum meledak ditemukan setiap tahunnya.

Ribuan amunisi itu tertimbun dalam tanah selama puluhan tahun.

7. Pariwisata Inggris Dulang Untung Besar

Gelombang panas menyerang Inggris (Express.co.uk)
Gelombang panas menyerang Inggris (Express.co.uk)

Sementara di Inggris, gelombang panas disulap jadi uang.

Panas menyengat yang melanda sebagian besar Eropa membuat industri pariwisata Inggris mendulang untung besar.

Objek pariwisata terbuka di kota London dibanjiri para traveler dan penduduk setempat.

Restoran, bar, kafetaria berteras terbuka juga 'laris manis tanjung kimpul'.

Tercatat, jumlah traveler di seluruh Inggris raya juga meningkat sebesar 1,7 persen setelah enam bulan pariwisata Inggris lesu pengunjung.

So, jika sobat traveler sedang berada di salah satu negara ini, harap berhati-hati ya!

Berita Terkait

Berita Terkini