Travel

Dari Pramugari Jadi Barista, Ini Alasan Wimby Anandya Hijrah

Di dalam tubuh yang senang, terdapat jiwa yang sehat.

Dany Garjito | Aditya Prasanda

(Instagram Vigiliusandoyo)
(Instagram Vigiliusandoyo)

Guideku.com - ''Saat menjadi pramugari, aku ngerasa kurang cocok dengan lingkungan kerjanya, tekanannya juga besar. Beda dengan sekarang. Jadi barista itu seru. Kalo di SUA Coffee, bekerja itu berasa seperti tidak sedang kerja, karena selalu senang, nggak pernah ada tekanan dan temannya banyak,'' ungkap Wimby Anandya Putri seorang barista cantik Jogja yang dahulu berprofesi sebagai pramugari.

Hari ini, nyaris setahun, Wimby menekuni profesi barunya sebagai barista di SUA Coffee, sebuah Coffee Shop di kawasan Demangan, Yogyakarta.

Bukan tanpa sebab ia kini memilih dunia perkopian sebagai jalan hidupnya, kerasnya tuntutan kerja sebagai pramugari membuat Wimby berani banting setir menjadi seorang peracik kopi dengan lingkungan kerja yang lebih bersahabat.

(Instagram Wimby Anandya)
(Instagram Wimby Anandya)

 

Saran sang kakak yang mengarahkan Wimby untuk menyematkan lamaran demi lamaran ke coffee shop di Yogyakarta pun jadi babak pembuka perjalanan baru gadis kelahiran 1997 tersebut.

Bersama Guideku.com, Wimby menceritakan awal pertemuannya dengan dunia kopi.

BACA JUGA: 5 Barista Cantik Indonesia Jago Racik Kopi, Mau Dong Dibikinin Kopi

Gimana sih awalnya kamu memutuskan banting setir dari seorang pramugari jadi barista?

''Aku balik ke Jogja bulan Februari 2018 kemarin, akhirnya mikir-mikir nyari kerjaan yang beda aja. Dari saran kakak, aku mulai memasukkan cv ke bermacam coffee shop di Jogja. Lalu Maret masuk SUA Coffee. Sebelumnya, aku pernah kerja secara freelance di DBL (Development Basketball League) dan museum, lalu nyoba jadi pramugari di Batik Air selama setahun.''

Lalu apa yang bikin kamu yakin mengundurkan diri sebagai pramugari?

Berita Terkait

Berita Terkini