Travel

Duh, Bandara Nepal Terpaksa Tutup Usai Ada Pesawat Tergelincir di Landasan

Dua orang penumpang dikabarkan luka-luka akibat kejadian pesawat tergelincir ini.

Dany Garjito | Arendya Nariswari

Ilustrasi pesawat (Unsplash/jordaneli)
Ilustrasi pesawat (Unsplash/jordaneli)

Guideku.com - Memiliki banyak destinasi wisata menarik, tak heran jika hingga saat ini Nepal menjadi salah satu negara yang ramai dikunjungi oleh para pelancong. 

Menjadi negara dengan jumlah peminat wisata cukup tinggi, sayang Nepal hanya memiliki satu bandara internasional untuk mobilitas para turis berkunjung ke negara tersebut.  

Satu-satunya bandara internasional di Nepal belum lama ini ditutup usai insiden pesawat tergelincir keluar landasan terjadi, Jumat (12/7/19).

Dilansir Suara.com dari laman Asia One Sabtu (13/7/19), akibat kejadian pesawat tergelincir ini, dua penumpang dinyatakan terluka.

Negara ini memiliki catatan keselamatan penerbangan yang terbilang buruk.

Maskapai penerbangan Nepal sebagian besar dilarang dari wilayah udara Uni Eropa.

Belum lagi, bandara di Nepal terkenal sulit untuk mendaratkankan pesawat.

Pesawat Yeti Airlines ATR 72-500 tiba di Kathmandu dari Nepal Selatan, dan dikabarkan membawa 66 penumpang.

Pesawat tersebut tergelincir sekitar 15 meter dari landasan ke area rerumputan.

"Tim kami bekerja untuk memindahkan pesawat dan membuka kembali bandara," ungkap Raj Kumar Chettri, manajer umum bandara kepada AFP.

Pesawat tergelincir ke luar landasan, bandara di Nepal terpaksa ditutup. (Twitter/@asifgoa)
Pesawat tergelincir ke luar landasan, bandara di Nepal terpaksa ditutup. (Twitter/@asifgoa)

Chettri menyebutkan bahwa proses pemindahan pesawat turboprop buatan Franco-Italia ini membutuhkan waktu cukup lama.

Terlebih, di area bandara sedang hujan lebat sehingga daerah tempat insiden tersebut tanahnya berlumpur.

Pihak berwenang membutuhkan waktu kurang lebih 11 jam untuk mengeluarkan pesawat domestik yang perjalanan sama di bulan September tahun lalu.

Bulan Maret 2018, sebuah pesawat Amerika Serikat yakni Bangla Airways dikabarkan jatuh di dekat bandara dan menewaskan 51 orang.

Wilayah Himalaya dikenal memiliki landasan pacu terpencil dan paling rumit di dunia.

Bandara ini tak jarang diapit oleh puncak dan tebing bersalju yang menghadirkan tantangan tersendiri bagi pilot.

Pastinya pilot berpengalaman-lah yang diperbolehkan untuk mendaratkan pesawat ke landasan pacu bandara di Nepal.

Berita Terkait

Berita Terkini