Duh, Bandara Nepal Terpaksa Tutup Usai Ada Pesawat Tergelincir di Landasan

Dua orang penumpang dikabarkan luka-luka akibat kejadian pesawat tergelincir ini.

Dany Garjito | Arendya Nariswari
Senin, 15 Juli 2019 | 17:00 WIB
Ilustrasi pesawat (Unsplash/jordaneli)

Ilustrasi pesawat (Unsplash/jordaneli)

Guideku.com - Memiliki banyak destinasi wisata menarik, tak heran jika hingga saat ini Nepal menjadi salah satu negara yang ramai dikunjungi oleh para pelancong. 

Menjadi negara dengan jumlah peminat wisata cukup tinggi, sayang Nepal hanya memiliki satu bandara internasional untuk mobilitas para turis berkunjung ke negara tersebut.  

Satu-satunya bandara internasional di Nepal belum lama ini ditutup usai insiden pesawat tergelincir keluar landasan terjadi, Jumat (12/7/19).

Dilansir Suara.com dari laman Asia One Sabtu (13/7/19), akibat kejadian pesawat tergelincir ini, dua penumpang dinyatakan terluka.

Negara ini memiliki catatan keselamatan penerbangan yang terbilang buruk.

Maskapai penerbangan Nepal sebagian besar dilarang dari wilayah udara Uni Eropa.

Belum lagi, bandara di Nepal terkenal sulit untuk mendaratkankan pesawat.

Pesawat Yeti Airlines ATR 72-500 tiba di Kathmandu dari Nepal Selatan, dan dikabarkan membawa 66 penumpang.

Pesawat tersebut tergelincir sekitar 15 meter dari landasan ke area rerumputan.

"Tim kami bekerja untuk memindahkan pesawat dan membuka kembali bandara," ungkap Raj Kumar Chettri, manajer umum bandara kepada AFP.

Baca Juga: Mengintip Ritual Kushe Aunsi, Perayaan Hari Ayah di Nepal

Pesawat tergelincir ke luar landasan, bandara di Nepal terpaksa ditutup. (Twitter/@asifgoa)
Pesawat tergelincir ke luar landasan, bandara di Nepal terpaksa ditutup. (Twitter/@asifgoa)

Chettri menyebutkan bahwa proses pemindahan pesawat turboprop buatan Franco-Italia ini membutuhkan waktu cukup lama.

Terlebih, di area bandara sedang hujan lebat sehingga daerah tempat insiden tersebut tanahnya berlumpur.

Pihak berwenang membutuhkan waktu kurang lebih 11 jam untuk mengeluarkan pesawat domestik yang perjalanan sama di bulan September tahun lalu.

Bulan Maret 2018, sebuah pesawat Amerika Serikat yakni Bangla Airways dikabarkan jatuh di dekat bandara dan menewaskan 51 orang.

Wilayah Himalaya dikenal memiliki landasan pacu terpencil dan paling rumit di dunia.

Bandara ini tak jarang diapit oleh puncak dan tebing bersalju yang menghadirkan tantangan tersendiri bagi pilot.

Pastinya pilot berpengalaman-lah yang diperbolehkan untuk mendaratkan pesawat ke landasan pacu bandara di Nepal.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB