Ngeri-ngeri Sedap, Ini Sensasi Makan Tarantula Goreng di Kamboja

Berani makan?

Dany Garjito | Aditya Prasanda
Selasa, 02 Oktober 2018 | 21:00 WIB
Laba-laba goreng (Pixabay/Simon)

Laba-laba goreng (Pixabay/Simon)

Guideku.com - Skuon, salah satu kota di Kamboja ini dikenal sebagai rumah laba-laba jenis tarantula.

Tak hanya jadi sarang tarantula untuk berkembang biak, laba-laba ini juga dijajakan di emperan kaki lima untuk dimakan. Ya, dimakan.

Tarantula-tarantula itu didapatkan di hutan, diburu, ditusuk lantas dimasukkan ke dalam wajan panas.

Tarantula (Pixabay/Skeeze)
Tarantula (Pixabay/Skeeze)

 

Sebelum digoreng, tarantula direndam dengan campuran garam, gula dan bawang putih.

Di Kamboja, tarantula goreng merupakan salah satu makanan nasional yang dicintai lintas kalangan.

Dengan hanya merogoh kocek sebesar Rp 15 ribu, kita dapat menikmati satu tarantula goreng utuh yang penampakannya sekilas mudah mengingatkan kita pada rempela ati di warung pecel lele pinggir jalan.

Baca Juga: Alasan Will Smith Bungee Jumping dari Helikopter di Grand Canyon

Tarantula mulai dikonsumsi di Kamboja saat rezim otoriter, Khmer Merah berkuasa tahun 1970-an.

Di era rezim yang bengis, kemiskinan dan kelaparan membuat masyarakat Kamboja harus melakukan segala cara untuk bertahan hidup, termasuk dengan mengonsumsi apapun yang bisa dimakan, macam tarantula, ulat sutra dan belalang.

Tak disangka, dari kemelaratan, tarantula menjelma makanan lezat yang digemari masyarakat Kamboja turun-temurun.

Namun sayang, daya konsumsi masyarakat yang tinggi, tak diimbangi dengan pembudidayaan tarantula.

Konon, para pedagang tarantula hari ini begitu sulit mencari hewan melata ini di hutan.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Kamu cari promo makan murah di momen Peringatan HUT RI ke-80? Yuk, cek rekomendasi deretan promo spesial Kemerdekaan di ...
food | 09:15 WIB
Inilah deretan inspirasi kitchen set untuk rumah minimalis yang bisa Anda terapkan untuk mempercantik dapur....
food | 10:00 WIB
Dedi Mulyadi kunjungi barak militer yang membina remaja bermasalah, terutama perempuan pengguna "Kawa Kawa"....
food | 10:22 WIB
Umar Patek memilih menyeduh 'damai' melalui secangkir kopi di Ramu Kopi....
food | 10:00 WIB
Setelah mengonsumsi banyak daging kurban, kadar kolesterol dalam tubuh bisa meningkat....
food | 10:00 WIB
Di Sumatera Selatan, tren jajan tampaknya sudah menjadi gaya hidup harian, terutama bagi kalangan ibu rumah tangga....
food | 10:00 WIB
Bagaimana cara mengetahui kolesterol kita naik usai makan daging kurban?...
food | 10:00 WIB
Ide resep olahan daging kurban selain sate yang mudah dan cepat dimasak di rumah....
food | 10:00 WIB
Setiap kuliner khas ini juga menyimpan cerita dan tradisi yang melekat kuat....
food | 14:27 WIB