Food

Ada Menu Makan Astronot Apollo 11 di Bandara Ini, Mau Coba?

Seperti apa makanan yang dimakan astronot zaman dulu?

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi astronot. (Pixabay)
Ilustrasi astronot. (Pixabay)

Guideku.com - Menyambut perayaan ulang tahun ke-50 misi pendaratan di bulan, dua restoran di bandara Amerika Serikat ikut berpartisipasi dengan menghadirkan menu astronot Apollo 11.

Seperti kita tahu, misi Apollo 11 yang diadakan pada 20 Juli 1969 silam merupakan misi yang sukses membawa manusia ke bulan untuk kali pertama.

Saat itu, para astronaut yang dikirim untuk menjalani misi Apollo 11 harus membawa makanan yang sudah dikeringkan dan dibekukan.

Meski begitu, bukan berarti makanan yang dimakan para astronaut NASA tidak enak. Walau sudah dikeringkan, para astronaut saat itu tetap dapat merasakan citarasa menu favorit mereka.

Nah, dalam rangka menyambut 50 tahun pendaratan di bulan, dua restoran di George Bush Intercontinental Airport pun siap menyajikan menu yang dulu dibawa ke bulan.

Menu makanan astronaut Apollo 11 (airandspace.si.edu)
Menu makanan astronaut Apollo 11 (airandspace.si.edu)

Dilansir dari laman CNBC, saat itu ada 70 jenis menu makanan yang sudah dikeringkan dan dibekukan untuk dibawa ke luar angkasa.

Makanan-makanan tersebut dimasukkan ke dalam kantong, kemudian harus dicampur dengan air sebelum bisa dimakan.

Meski begitu, travelers yang hendak mencoba menu ini di George Bush Intercontinental Airport tak perlu khawatir harus makan dari kantong.

Alih-alih kedua restoran yang berpartisipasi memutuskan bahwa mereka tetap akan menyajikan makanan dalam kondisi segar dan hanya meniru cita rasa yang ada.

Beberapa makanan itu di antaranya adalah bacon berbentuk kubus, cocktail udang, beef stew, frankfurters, cocktail buah, salad tuna, dan lain sebagainya.

Ilustrasi cocktail udang (Pixabay/adoproducciones)
Ilustrasi cocktail udang (Pixabay/adoproducciones)

"Makanan yang familiar adalah sesuatu yang membawa kepuasan di luar angkasa karena berkaitan dengan memori dan perasaan hangat," ujar Jennifer Levasseur, kurator di Smithsonian National Air and Space Museum.

Tidak heran, tim kuliner dari restoran OTG's Ember Tavern dan Tanglewood Grille di bandara pun sampai berkonsultasi dengan NASA demi menghasilkan cita rasa yang sama.

"Kami ingin memahami bagaimana pentingnya makanan bagi astronaut," ujar kepala kuliner di OTG's Ember Tavern. "Kami ingin memahami sains dan filosofi di balik makanan luar angkasa, seperti apa mereka dulu dan sekarang."

Selain itu, para astronaut dalam misi Apollo 11 pun sama sekali tidak boleh membawa atau meminum alkohol.

Namun, khusus di restoran ini, maka minuman yang tadinya hanya bercita rasa jeruk, anggur, atau lemon tersebut dapat dicampur dengan alkohol.

Berita Terkait

Berita Terkini