Food

Gawat, Pegawai Restoran Dipecat Gara-gara Unggah Video Aksi Memasaknya

Unggah video membuat mac and cheese, pegawai ini malah dipecat, kok gitu?

Dany Garjito | Arendya Nariswari

Ilustrasi memasak. (Unsplash/Clem Onojeghuo)
Ilustrasi memasak. (Unsplash/Clem Onojeghuo)

Guideku.com - Ketika sedang bekerja Anda sebaiknya lebih berhati-hati ketika mengunggah sesuatu ke media sosial. Beberapa waktu lalu, seorang pegawai restoran dipecat gara-gara mengunggah videonya ketika menyajikan menu mac and cheese di dapur. 

Diketahui, video yang diunggah melalui aplikasi TikTok ini diberi judul "Mengekspos Panera" ini menunjukkan seorang pegawai menjatuhkan sebungkus plastik mac and cheese beku ke dalam air panas.

Kemudian pegawai restoran itu membuka kantung mac and cheese dan menuangkan isinya ke dalam mangkuk.

Sontak, video tersebut viral dan menuai kritik dari banyak pihak karena sebuah restoran tersebut harusnya menyajikan mac and cheese yang fresh bukan makanan beku.

Dilansir GuideKu.com dari laman Fox News, restoran tersebut diketahui bernama Panera Bread.

Mac and Cheese di Panera Bread. (Twitter/@UberFact)
Mac and Cheese di Panera Bread. (Twitter/@UberFact)

Bahkan salah seorang warganet ada yang memberikan komentar pedas bahwa makanan di Panera mirip dengan makanan rumah sakit.

Tak lama kemudian, seorang wanita yang diduga pegawai restoran Panera Bread membuat cuitan singkat lewat Twitter.

"LOL aku kehilangan pekerjaanku hari ini," tutur wanita yang membuat video TikTok tersebut.

Mac and Cheese di Panera Bread. (Twitter/@UberFact)
Mac and Cheese di Panera Bread. (Twitter/@UberFact)

Seorang juru bicara Panera Bread telah memberikan konfirmasi terkait keaslian video itu.

Namun dirinya menilak berkomentar lebih lanjut ketika ditanya soal pegawai restoran yang berulah itu.

Lewat The Washington Post, pihak restoran Panera Bread mengungkapkan bahwa mac and cheese tersebut buatan merupakan resep asli mereka yang kemudian dikemas agar awet.

"Mac and cheese beku ini dikemas dan dikirim demikian demi menghindari penggunaan pengawet yang tidak memenuhi standar kebersihan makanan kami," tutur juru bicara restoran dalam sebuah pernyataan.

Berita Terkait

Berita Terkini